Dolar New Zealand Melejit Pasca Rilis Data Inflasi

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar New Zealand melesat kuat versus mata uang mayor lainnya dalam perdagangan hari Rabu ini (23/1) dan menjadi top performer di pasar forex, setelah data inflasi New Zealand untuk kuartal IV/2018 dilaporkan lebih baik dibandingkan perkiraan awal. Pada pertengahan sesi Eropa, NZD/USD tercatat telah melejit 0.60 persen ke kisaran 0.6791, sedangkan AUD/NZD menurun 0.35 persen ke level terendah sejak 4 Januari pada 1.0508.

Dolar New Zealand Melejit Pasca Rilis Data Inflasi

Penguatan Dolar Kiwi ini terjadi setelah data Consumer Price Index (CPI) New Zealand dikabarkan meningkat 0.1 persen (Quarter-over-Quarter) pada kuartal keempat, menepis ekspektasi stagnasi yang sebelumnya diproyeksikan oleh para ekonom. Laju inflasi tahunan pun bertahan pada level 1.9 persen, lebih baik ketimbang ekspektasi yang dipatok pada 1.8 persen.

Peter Cavanaugh, penasehat klien senior di Bancorp Treasury Services, mengatakan bahwa sejumlah pelaku pasar telanjur khawatir kalau data kuartalan bakal negatif, sehingga mereka girang setelah data aktual dirilis berbeda dari perkiraan. Walaupun angka inflasi di bawah harapan bank sentral, tetapi ekonom menilai ada indikasi peningkatan tekanan inflasi yang disinyalir mengurangi prospek pemangkasan suku bunga.

Baca Juga:   EUR / USD Turun Pada Komentar Optimis Fed

Sejalan dengan itu, mayoritas ekonom meyakini kalau kebijakan bank sentral New Zealand (Reserve Bank of New Zealand/RBNZ) selanjutnya adalah kenaikan suku bunga, meski kapan waktunya masih diperdebatkan. Namun, perkiraan tersebut bukannya tanpa kekhawatiran.

ANZ Bank secara khusus masih memperkirakan ada kemungkinan RBNZ memangkas suku bunga dalam tahun 2019. Ekonom ANZ, Liz Kendall, mengatakan bahwa walau data inflasi “jelas solid”, tetapi “momentum ekonomi kini mulai memudar dengan indikator-indikator panduan ke depan mengarah pada kemunduran bertahap”. Oleh karenanya, ia berpendapat, “Tekanan sumber daya nampaknya melampaui puncaknya, artinya peningkatan inflasi domestik yang tahan lama akan lebih sukar untuk dicapai.”

Sementara itu, reli Dolar AS terhenti sejak awal pekan ini di tengah minimnya katalis dan terus berlanjutnya US Government Shutdown. Kabar terbaru dari parlemen Amerika Serikat menyebutkan bahwa mereka tengah menyiapkan dua anggaran berbeda untuk dibahas pada hari Kamis besok. Proposal anggaran pertama yang didukung oleh Presien AS Donald Trump memuat alokasi dana bagi pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko yang diinginkannya, sedangkan proposal kedua yang disusun oleh anggota partai Demokrat dimaksudkan untuk menyediakan anggaran sementara hingga pertengahan Februari bagi sejumlah instansi penting.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply