Dolar New Zealand Meroket Pasca Merosotnya Pengangguran

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar New Zealand melonjak 0.70 persen ke level 0.6785 versus Dolar AS dalam perdagangan intraday hari Rabu ini (7/November) hingga sesi Eropa, sementara AUD/NZD nyaris stagnan di kisaran 1.0752. Rilis data ketenagakerjaan New Zealand yang lebih baik dari ekspektasi, serta kemenangan partai Demokrat dalam pemilu Amerika Serikat, menjadi penggerak pasar utama saat ini.

Dolar New Zealand Meroket

Pada sesi Asia, Badan Statistik New Zealand melaporkan bahwa Employmen Change meningkat 1.1 persen dalam kuartal III/2018. Angka tersebut lebih tinggi dari kenaikan 0.5 persen yang dicapai pada periode sebelumnya, sekaligus mengungguli ekspektasi yang dipatok pada level 0.5 persen juga.

Tak ketinggalan, Tingkat Pengangguran New Zealand merosot drastis dari 4.5 persen ke 3.9 persen pada periode yang sama. Kabar ini sangat mengejutkan, karena sebelumnya pasar tak memperkirakan kalau Tingkat Pengangguran bakal mengalami perubahan apapun.

Serangkaian berita baik tersebut mendongkrak nilai tukar Kiwi, walaupun bank sentral New Zealand (Reserve Bank of New Zealand/RBNZ) diperkirakan belum akan merubah kebijakan moneternya dalam waktu dekat. Di sisi lain, Dolar AS justru tertekan akibat hasil penghitungan sementara Mid-Term Elections yang menunjukkan bahwa Partai Demokrat bakal mendominasi House of Representatives.

Baca Juga:   Outlook Mingguan Emas Berjangka : 25 - 29 April 2016

Berdasarkan hasil penghitungan sementara, partai Demokrat yang berperan sebagai oposisi Presiden AS Donald Trump akan mengambil alih House of Representatives (Majelis Rendah dalam Parlemen AS), walaupun partai Republik tetap akan mendominasi Senat, tetapi. Pelaku pasar mengkhawatirkan kalau rencana perundangan baru maupun stimulus fiskal tambahan yang ingin digolkan oleh Trump, tidak akan disetujui oleh House of Representatives.

Prospek gagalnya stimulus fiskal tambahan bisa mengurangi tekanan bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga. Padahal, reli Greenback sepanjang tahun ini ditopang oleh kenaikan suku bunga Federal Reserve dan peningkatan pendapatan korporasi AS yang dipicu oleh stimulus fiskal Trump.

Sementara itu, bagi NZD dan mata uang komoditas lainnya, kemenangan partai Demokrat yang kemungkinan bakal menjegal agenda-agenda Trump ini sebenarnya menyimpan risiko lain dalam jangka menengah. Masalahnya, jika Trump menghadapi kesulitan meloloskan agenda domestiknya, ia bisa saja mengalihkan fokus ke luar negeri dan meningkatkan ketegangan perdagangan dengan negara-negara lainnya.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply