Dolar New Zealand Meroket Pasca Pengumuman RBNZ

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar New Zealand mencatat kinerja terbaik diantara mata uang mayor dalam perdagangan hari ini (13/2). Pasangan mata uang NZD/USD meroket hampir 2 persen hingga tembus ambang 0.6850 pada sesi Asia, setelah bank sentralnya mengumumkan outlook suku bunga yang lebih hawkish dibandingkan ekspektasi pasar. Saat berita ditulis pada pertengahan sesi Eropa, pair ini sudah terkoreksi, tetapi masih berada di kisaran 0.6823. Sementara itu, AUD/NZD juga merosot sekitar 1 persen ke kisaran 1.4033.

Dolar New Zealand Meroket Pasca Pengumuman RBNZ

Pasca rapat kebijakan moneter tadi pagi, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengumumkan akan membiarkan suku bunga tetap pada tingkat 1.75 persen. Lebih lanjut, mereka juga memperkirakan takkan merubah suku bunga hingga tahun 2020, meski momentum pertumbuhan ekonomi telah memudar.

Gubernur RBNZ, Adrian Orr, mengungkapkan, “Kami tetap memandang outlook masih seimbang… (sejalan dengan itu) maksud kami adalah (suku bunga) itu boleh jadi tetap pada tingkat saat ini untuk periode waktu yang lebih lama dalam proyeksi kami.”

Terlepas dari komitmen tersebut, Orr mengakui bahwa prospek pertumbuhan ekonomi bisa melambat dalam dua tahun ke depan, dikarenakan imbas perlambatan ekonomi di negara-negara mitra dagang utama New Zealand. RBNZ pun memangkas proyeksi inflasi dari 1.9 persen menjadi 1.4 persen untuk tahun 2019, meski mereka optimis kalau resesi takkan terjadi. Inflasi diperkirakan takkan menyentuh target 2 persen sebelum akhir tahun 2020.

Baca Juga:   Berita Saham GIAA SENIN 19/03/2018

Beberapa waktu lalu, OrrĀ sempat mengindikasikan kalau perubahan suku bunga bisa naik ataupun turun tergantung kondisi ekonomi. Pernyataan RBNZ terbaru ini berlawanan dengan posisi pasar yang telanjur mengantisipasi pernyataan dovish, sehubungan dengan komentar Orr tersebut. Oleh karena itu, mata uang Dolar New Zealand langsung melejit kuat pasca pengumuman RBNZ. Namun demikian, para pakar menilai kalau potensi pemangkasan suku bunga masih ada, meski RBNZ tak mau memberikan sinyal untuk saat ini.

“Kekuatan, atau sebaliknya (kelemahan), perekonomian tahun ini akan menentukan apakah RBNZ tetap membiarkan (suku bunga tetap) atau memang memangkas suku bunga sebagaimana telah diperhitungkan oleh pasar,” ujar Nick Tuffle, pimpinan ekonom di ASB Bank, Auckland, sebagaimana disampaikannya pada Bloomberg.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply