Dolar New Zealand Merosot Drastis Pasca Rilis PMI Manufaktur

Bonus Welcome Deposit FBS

NZD merosot nyaris 0.5 persen ke kisaran 0.6535 terhadap Dolar AS dalam perdagangan hari ini (14/6), setelah publikasi data Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor manufaktur New Zealand yang meleset terlalu jauh dari estimasi awal. Data tersebut mendorong pelaku pasar untuk meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral New Zealand (Reserve Bank of New Zealand/RBNZ).

Dolar New Zealand Merosot Drastis Pasca Rilis PMI Manufaktur

Tadi pagi, PMI untuk sektor manufaktur New Zealand dilaporkan hanya mencapai skor 50.2 untuk bulan Mei, padahal sempat bertengger pada level 53.0 pada periode sebelumnya. Data ini sebenarnya termasuk laporan ekonomi minor, tetapi berhasil mengagetkan pasar karena skor-nya terlalu dekat dengan ambang 50.0 yang menjadi pemisah antara kondisi ekonomi yang berekspansi dan terkontraksi.

Penurunan skor PMI ini mengindikasikan bahwa industri di negeri Kiwi sudah nyaris mengalami kemunduran. Catherine Beard dari lembaga BusinessNZ mengatakan, “Produksi berada pada nilai terendahnya sejak April 2012, sedangkan sub-indeks utama lainnya, pesanan baru kesulitan bertahan pada teritori negatif.”

Lee Hardman, seorang analis mata uang di MUFG, menilai data ini telah “memperkuat ekspektasi bagi pemangkasan suku bunga RBNZ yang telah membebani Kiwi di tengah kondisi trading yang cenderung minim minat risiko juga. (Data PMI) telah meningkatkan risiko pemangkasan suku bunga RBNZ dalam rapat mereka tanggal 26 Juni, meski hal itu lebih mungkin dilakukan pada Agustus.”

Baca Juga:   NZD / USD Lebih Tinggi Tetapi Keuntungan Terlihat Terbatas

Hal senada disampaikan oleh Danielle Been dari ANZ. Katanya, “Ketangguhan NZD mulai retak. Meski (nada kebijakan) RBNZ yang lebih seimbang bisa menyediakan dukungan sementara, sebagaimana yang terjadi pada AUD, tetapi sedikit data domestik yang menjustifikasi penguatannya. Dengan kondisi global yang menantang dalam jangka menengah, kami kira kondisinya cukup beralasan bagi NZD untuk jatuh ke bawah nilai fair-nya pada tahun 2019.”

Sebagaimana diketahui, New Zealand termasuk salah satu negara yang rentan terimbas konflik dagang global, karena tingginya ketergantungannya pada sektor ekspor. Hubungan dagangnya dengan China juga membuatnya rapuh terhadap imbas susulan jika perlambatan ekonomi Negeri Panda semakin memburuk. Selaras dengan berbagai risiko ini, outlook Dolar New Zealand pun semakin suram.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply