Employment Change Mengecewakan, Dolar Kanada Ditekan Greenback

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Kanada sempat rebound versus Dolar AS pada hari Kamis lalu, selaras dengan meningkatnya minat risiko pelaku pasar. Namun, pasangan mata uang USD/CAD menanjak lagi 0.10 persen ke level 1.3099, seusai rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat dan Kanada pada awal perdagangan sesi New York hari Jumat ini (2/November). Divergensi yang mencolok antar data kedua negara, menghalangi kelanjutan reli Loonie.

Employment Change Mengecewakan, Dolar Kanada Ditekan Greenback

Data Nonfarm Payrolls (NFP) yang dirilis otoritas Amerika Serikat menunjukkan kenaikan sebesar 250,000 dalam bulan Oktober. Angka tersebut lebih tinggi dari ekspektasi yang dipatok pada 190,000, maupun perolehan periode sebelumnya yang direvisi turun jadi 118,000 saja. Tingkat Pengangguran AS juga tetap pada rekor terendah 3.7 persen, sesuai dengan ekspektasi pasar, walau Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja mengalami peningkatan.

Sementara itu, sebagai negara jiran AS, Kanada menampilkan profil sektor ketenagakerjaan yang lebih suram. Employment Change hanya meningkat 11.2k dalam bulan Oktober; padahal sebelumnya hanya diekspektasikan menurun dari 63.3k menjadi 12.7k saja.

Tingkat Pengangguran Kanada dilaporkan menurun dari 5.9 persen menjadi 5.8 persen dalam periode yang sama. Namun, penurunan tersebut lebih disebabkan karena Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Kanada melandai dari 65.4 persen menjadi 65.2 persen.

Baca Juga:   Dolar Turun Lebih Rendah Karena Perhatian Beralih Ke Kepemimpinan FED

Neraca Perdagangan Kanada pun masih menderita defisit sebesar 0.42 Miliar, padahal sebelumnya diekspektasikan akan surplus 0.15 Miliar. Data-data ini menumbuhkan keraguan mengenai apakah kondisi ekonomi Kanada benar-benar sehat dan mampu menghadapi kenaikan suku bunga berantai yang rencananya akan dilakukan oleh bank sentralnya (Bank of Canada/BoC) dalam beberapa bulan ke depan.

Awal pekan ini, Badan statistik Kanada mengumumkan bahwa GDP Tahunan meningkat dari dari 2.4 persen menjadi 2.5 persen dalam bulan Agustus, meskipun sebelumnya diekspektasikan GDP takkan mengalami pertumbuhan signifikan. Kabar tersebut mendukung pernyataan Gubernur BoC Stephen Poloz bahwa kebijakan moneter saat ini masih longgar, dan dibutuhkan lebih banyak kenaikan suku bunga untuk mencapai target inflasi bank sentral; tetapi sebagian pelaku pasar meragukan prospek realisasi rencana ini.

Dalam catatan berbeda, harga minyak yang merupakan komoditas ekspor utama Kanada dan biasanya dapat menopang Loonie, masih terus merosot. Dalam perdagangan hari ini, harga minyak Brent terdampar pada level terendah sejak Agustus, sedangkan WTI malah sudah terperosok di level terendah sejak awal April.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply