Euro Merosot Pasca Rilis Indeks ZEW Juli 2019

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang EUR/USD sempat tumbang ke level terendah harian 1.1207 pada sesi Eropa (16/7), setelah rilis laporan hasil survei sentimen ekonomi yang digawangi oleh ZEW Institute. Meski laporan lebih baik dari ekspektasi, tetapi masih mengisyaratkan pesimisme di kalangan investor dan besarnya potensi pemangkasan suku bunga bank sentral Eropa (ECB) dalam waktu dekat.

Euro Merosot Pasca Rilis Indeks ZEW Juli 2019

Dua laporan ekonomi mengenai Zona Euro hari ini sama-sama mencetak skor lebih baik dibandingkan ekspektasi awal, tetapi tak berdaya untuk mendongkrak pamor mata uang 19-negara. Neraca perdagangan bulan Mei mencatat kenaikan surplus dari 15.7 Miliar menjadi 23.0 Miliar, melampaui ekspektasi yang hanya 16.3 Miliar. Sementara itu, indeks sentimen ekonomi ZEW untuk Zona Euro turun tipis dari -20.2 menjadi -20.3, versus ekspektasi -20.9.

Di saat yang sama, laporan ZEW untuk Jerman justru memburuk secara signifikan. Pandangan investor Jerman tentang outlook ekonomi ke depan menjadi semakin pesimistis dengan perubahan skor dari -21.2 menjadi -24.5, versus ekspektasi -22.3. Data aktual tersebut memicu terpuruknya kembali yield obligasi Jerman bertenor 10-tahunan ke level 0.308 persen, mendekati level terendah sepanjang masa pada kisaran -0.40 persen yang sempat dihuni pada awal bulan ini.

Baca Juga:   Dolar Mendorong Lebih Tinggi Terhadap Yen Dalam Liburan Perdagangan

“Data ZEW tak terlalu mendukung, sehingga harapan pasar untuk pemangkasan suku bunga deposit sebesar 10 basis poin dalam (rapat kebijakan moneter ECB) minggu depan semakin besar,” ungkap Kenneth Broux dari Societe Generale.

Presiden ECB Mario Draghi serta notulen rapat ECB sebelumnya telah mengungkapkan bahwa para pengambil kebijakan seia-sekata mengenai perlunya pelonggaran moneter tambahan melalu dua opsi, yakni Quantitative Easing dan pemangkasan suku bunga. Meskipun suku bunga deposit ECB saat ini sudah berada pada -0.4 persen, tetapi pemangkasan berikutnya diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Selain itu, pelaku pasar juga menyoroti berita-berita dari pemilihan Presiden European Commission. Pencalonan Ursula von der Leyen, menteri pertahanan Jerman, untuk menjadi Presiden European Commission mendapatkan perlawanan dari sebagian anggota parlemen Uni Eropa, sehingga mengerucut menjadi voting yang akan mengungkap sejauh mana perpecahan politik dalam tubuh legislatif terbesar di lembaga supranasional itu.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply