Faktor Mendasar dari Fundamental Forex

Bonus Welcome Deposit FBS

Perdagangan di pasar forex bergantung pada dua metode analisis dasar, yang juga sama digunakan di pasar saham, yakni analisis teknikal dan analisis fundamental. Cara menggunakan analisis teknikal di forex hampir sama bahwa grafik adalah objek analisis dan harga diasumsikan cerminan dari berita.

Akan tetapi, tidak seperti perusahaan (pada pasar saham), negara tidak memiliki neraca keuangan. Lalu, bagaimana analisis fundamental dilakukan pada pasar forex?

Analisis fundamental merupakan cara melihat nilai intrinsik dari investasi, maka jika diterapkan pada forex diperlukan gambaran kondisi ekonomi yang mempengaruhi nilai mata uang suatu negara. Terdapat faktor paling mendasar yang berperan penting dalam pergerakan mata uang.

Beberapa faktor fundamental tersebut, antara lain:

Indikator Ekonomi yang Mempengaruhi Pasar Forex

Faktor Mendasar dari Fundamental Forex

Yang dimaksud dengan indikator ekonomi adalah laporan yang dikeluarkan oleh organisasi swasta atau pemerintah yang merinci kinerja ekonomi dari suatu negara. Laporan ekonomi ini merupakan cerminan bagaimana kondisi ekonomi negara yang diukur secara langsung. Namun, perlu diingat bahwa terdapat banyak faktor serta kebijakan yang berpengaruh terhadap kinerja ekonomi sebuah negara.

Baca Juga:   Mengapa Kita Harus Berinvestasi Emas ?

Laporan tersebut dirilis sesuai dengan waktu yang telah terjadwal. Bagi pasar itu merupakan indikasi apakah ekonomi sebuah negara sedang menurun atau membaik. Dampak laporan ekonomi tersebut bisa dibandingkan dengan arsip SEC, laporan penghasilan serta rilis lainnya yang berpengaruh terhadap pergerakan harga mata uang.

Di pasar forex, seperti juga di pasar saham, apabila terdapat penyimpangan dari hasil laporan tersebut maka dapat menyebabkan pergerakan volume dan harga yang besar.

Ada beberapa laporan ekonomi, kita ambil contoh Amerika Serikat, seperti angka pengangguran, statistik perumahan, dll. Setiap indikator memiliki tujuan tertentu dan berkaitan dengan pasar.

Ada empat laporan utama yang sebanding dengan indikator fundamental yang digunakan oleh investor saham.

  • Produk Domestik Bruto (PDB)

PDB mewakili total nilai pasar dari semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara pada periode satu tahun tertentu. PDB ini dianggap sebagai ukuran terluas ekonomi suatu negara.

Biasanya, sebagian besar trader memfokuskan pada dua laporan yang dikeluarkan pada bulan sebelum laporan PDB akhir, yaitu laporan awal dan progress report. Apabila terjadi revisi yang signifikan terhadap laporan tersebut, bisa menjadi penyebab volatilitas yang besar.

Baca Juga:   Pentingnya Mengetahui Berita Fundamental Forex Sebelum Trading

PDB hampir mirip dengan margin laba kotor perusahaan publik, karena keduanya mengukur pertumbuhan internal.

  • Produksi Industri

Laporan produksi industri menampilkan angka perubahan pada produksi tambang, pabrik, dan utilitas suatu negara. Laporan ini juga memuat seberapa besar pemanfaatan kapasitas masing-masing pabrik digunakan. Idealnya, angkanya menggambarkan peningkatan produk maksimum atau pemanfaatan kapasitas secara maksimal.

Trader yang memanfaatkan indikator ini, pada umumnya peduli dengan produksi utilitas, yang bisa tidak stabil karena industri ini sangat dipengaruhi oleh cuaca.

Jika terjadi revisi signifikan pada laporan ini, dapat menyebabkan volatilitas pergerakan harga mata uang negara.

  • Penjualan Ritel

Dalam laporan penjualan ritel, memuat total penerimaan semua toko ritel pada suatu negara. Laporan ini sangat berguna sebagai indikator tentang pola belanja konsumen yang disesuaikan dengan variabel musiman.

Terjadinya revisi terhadap laporan penjualan ritel yang tinggi bisa menyebabkan terjadi volatilitas secara signifikan. Laporan ini dapat dibandingkan dengan aktivitas penjualan perusahaan yang diperdagangkan secara publik.

  • Indeks Harga Konsumen (IHK)

IHK atau Consumer Price Index (CPI) merupakan indikator yang mengukur perubahan harga barang-barang konsumtif lebih dari 200 kategori berbeda. Laporan CPI apabila dibandingkan ekspor suatu negara, dapat mengukur apakah negara menghasilkan atau kehilangan uang dari produk dan layananannya.

Baca Juga:   Bisnis Online Gratis Tanpa Modal dengan Trading Forex

Indikator utama lainnya seperti Producer Price Index (PPI), Employment Cost Index (ECI), Purchasing Manager Index (PMI), dll. Ada juga laporan yang dikeluarkan oleh pihak swasta yang sedikit banyak memberikan dampak pada pergerakan harga mata uang.

Silahkan beri rating artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.33 out of 5)

Loading...

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply