Fed Siap Pangkas Suku Bunga Bulan Depan, Dolar Tumbang

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) merosot lebih dari 0.5 persen ke bawah ambang 96.70 pada awal sesi Eropa hari Kamis ini (20/6), setelah bank sentral AS (Federal Reserve) menyatakan kesiapannya untuk memangkas suku bunga. Greenback terpantau anjlok terhadap semua mata uang mayor dengan posisi EUR/USD melonjak 0.6 persen ke level 1.1293 dan USD/JPY ambruk lebih dari 0.3 persen ke level 107.74.

Dolar Tumbang Fed Siap Pangkas Suku Bunga

Dalam pengumumannya hasil rapat FOMC tadi pagi, Federal Reserve menyatakan akan membiarkan suku bunga tetap dalam kisaran 2.25% to 2.5% untuk saat ini. Namun, mereka juga mengakui bahwa alasan untuk memangkas suku bunga sudah bertambah karena laju inflasi terus menerus menjauh dari target yang telah ditentukan.

FOMC mengubah kata-kata yang dipilihnya untuk menggambarkan aktivitas ekonomi dari “solid” menjadi “meningkat dalam laju moderat”. Dalam skenario dasar mereka, anggota FOMC juga mengatakan bahwa mereka masih memperkirakan “aktivitas ekonomi berekspansi secara berkelanjutan”, tetapi menyadari bahwa “ketidakpastian terkait outlook ini telah meningkat.

Lebih lanjut, “Karena beragam ketidakpastian ini dan lesunya tekanan inflasi, Komite (FOMC) akan memantau dengan cermat implikasi informasi-informasi mendatang bagi outlook ekonomi dan akan bertindak selayaknya untuk mempertahankan ekspansi, dengan target pasar tenaga kerja kuat dan inflasi dekat simetris 2 persen.”

Baca Juga:   Pound Turun Di Sesi Asia Sebagaimana Efek Brexit

Secara blak-blakan, Ketua Fed Jerome Powell juga menyampaikan dalam pendahuluan konferensi pers-nya, “Banyak partisipan (rapat FOMC) sekarang menilai kebutuhan akan kebijakan yang sedikit lebih akomodatif telah meningkat.”

Pernyataan-pernyataan bernada dovish yang diulang-ulang tersebut membangkitkan spekulasi kalau Fed akan memangkas suku bunga dalam waktu sangat dekat, bahkan secepat bulan depan. Hal inilah yang memicu aksi jual terhadap Greenback.

“Walaupun pasar telah mengantisipasi sebagian besar pernyataan Fed, kejatuhan Dolar masih sangat besar. Pertanyaan utamanya bukan lagi apakah Fed akan memangkas suku bunga pada bulan Juli, melainkan apakah penurunannya sebesar 25 atau 50 basis poin,” kata Daisuke Karakama, pimpian ekonom pasar di Mizuho Bank.

Senada dengan Karakama, Neil Birrell dari Premier Asset Management mengatakan, “Fed tidak mengejutkan investor dengan keputusannya untuk membiarkan suku bunga tetap (untuk saat ini), tetapi hasil voting yang terpecah (antara anggota rapat FOMC) memberitahu kita bahwa pemangkasan suku bunga akan terjadi, dan semakin mungkin terjadi pada bulan Juli, sebagaimana telah diharapkan oleh pasar obligasi.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply