Franc Swiss Menguat Pesat Seusai Pengumuman SNB

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CHF terjun bebas ke level 0.9900 dalam perdagangan hari ini (19/9), setelah bank sentral Swiss (Swiss National Bank/SNB) mengumumkan kebijakan moneter terbaru. Franc Swiss juga menguat pesat dalam pair EUR/CHF dan GBP/CHF karena berita yang sama. Posisi Franc telah melemah kembali pada awal sesi New York, tetapi masih menyimpan tekanan bullish cukup besar.

Franc Swiss Menguat Pesat Seusai Pengumuman SNB

Bank sentral Swiss dan Jepang hari ini kompak menolak untuk mengikuti tren kebijakan moneter longgar yang digawangi oleh ECB dan Federal Reserve. Secara khusus, SNB mempertahankan suku bunga tetap pada level -0.75 persen. Bahkan, bank sentral yang dipimpin oleh Thomas Jordan ini menaikkan ambang dana bank komersial yang boleh disimpan tanpa dikenai bunga negatif.

Simpanan bebas bunga negatif di bank sentral aslinya ditujukan agar bank-bank komersial tidak mengenakan beban bunga negatif terhadap deposan. Kenaikan ambang dana tersebut berarti bank-bank komersial dapat menampung simpanan dana lebih besar dari nasabah tanpa kena “denda” dalam bentuk bunga negatif, sekaligus membantu mereka untuk menjaga likuiditas di tengah perlambatan ekonomi global.

Baca Juga:   USD / CAD Menarik Diri Dari 2,5 Bulan Tertinggi Pada Data AS

“SNB memberikan kejutan dan mereka akan berfokus pada intervensi forex,” kata Kenneth Broux, seorang pakar dari Societe Generale, sebagaimana dikutip oleh Reuters. Ia menambahkan, “Pengumuman soal ambang itu mengisyaratkan upaya lebih besar untuk mengimbangi dampak suku bunga negatif terhadap profitabilitas perbankan.”

Keputusan SNB dinilai sebagai sebuah langkah yang agak hawkish. Oleh karenanya, Franc Swiss langsung menguat drastis terhadap mata uang-mata uang lain yang bank sentralnya berpandangan lebih dovish. Swissy bahkan menguat hingga lebih dari 1 persen terhadap Dolar AS, karena AUD/CHF termasuk pasangan mata uang favorit hedge fund.

Pasangan mata uang USD/JPY juga jeblok seusai pengumuman kebijakan bank sentral Jepang (BoJ), karena penilaian serupa dari pelaku pasar. Pejabat BoJ sepakat untuk tidak memangkas suku bunga dan menyampaikan optimisme kuat mengenai prospek kinerja ekonomi Jepang ke depan. Faktor-faktor ini menempatkan Yen Jepang dalam posisi lebih kuat ketimbang Dolar AS untuk sementara waktu. Saat berita ditulis, USD/JPY masih mencatat penurunan harian sebesar 0.4 persen di kisaran 108.30.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply