Harga Emas Naik Karena Data Payroll AS Lemah, AS – China Menutup Kesepakatan Perdagangan

Bonus Welcome Deposit FBS

Harga emas naik tipis pada hari Kamis di Asia karena data payroll AS yang lebih lemah dari perkiraan melebihi optimisme seputar perdagangan AS – China.

Emas Berjangka yang diperdagangkan di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik tipis 0,1% menjadi $ 1.297,05 per ounce pada pukul 12:35 pagi waktu ET (04:35 GMT).

Data pada hari Rabu menunjukkan gaji pribadi di AS meningkat hanya 129.000 pada bulan Maret, jauh di bawah yang diharapkan 184.000. Itu adalah pembacaan terburuk sejak September 2017.

Data yang mengecewakan menambah kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi AS dan mengangkat harga emas safe-haven.

Dolar AS yang lebih lemah juga mendukung logam mulia. Indeks dolar AS yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya yang terakhir diperdagangkan di 96.620, turun 0,1%.

Keputusan Federal Reserve untuk mengabaikan semua proyeksi kenaikan suku bunga untuk sisa 2019 karena kekhawatiran perlambatan pertumbuhan domestik mungkin menempatkan dolar di bawah tekanan, kata analis.

Ekuitas Asia diperdagangkan sebagian besar lebih tinggi pada Kamis di tengah berita bahwa Beijing dan Washington mendekati kesepakatan perdagangan. Namun, berita itu berdampak kecil pada emas, yang biasanya bergerak berlawanan arah dengan aset berisiko.

Baca Juga:   Pound Naik 4,5 Tahun Terhadap Dolar

Pedagang juga terus memantau perkembangan Brexit. Pada hari Rabu, Parlemen Inggris menyetujui RUU untuk memblokir Brexit yang tidak ada kesepakatan.

Perdana Menteri Inggris sekarang harus memenangkan dukungan untuk kesepakatan penarikan, yang telah gagal memenangkan mayoritas tiga kali, atau Inggris kemungkinan akan ditetapkan untuk perpanjangan Brexit yang lama.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply