Harga Minyak Mendekati Level Tertinggi Dua Bulan Pasca Isu OPEC Tanggapan Tepid Terhadap Permintaan Trump

Bonus Welcome Deposit FBS

INV – Harga minyak naik lebih dari 1% pada hari Senin dan naik mendekati level tertinggi dua bulan karena Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengeluarkan tanggapan hangat terhadap permintaan Presiden AS Donald Trump untuk menurunkan harga minyak.

Di New York Mercantile Exchange, Minyak Mentah WTI Futures untuk pengiriman November naik 1,1% menjadi $ 71,54 per barel, sementara di Intercontinental Exchange London, Brent Oil Futures untuk pengiriman Desember naik 1,3% menjadi diperdagangkan pada $ 79,22 per barel. Lonjakan harga minyak terjadi setelah OPEC mengatakan selama akhir pekan bahwa kelompok itu hanya akan meningkatkan output jika pelanggan memintanya, karena Arab Saudi, Rusia dan sekutu mereka berhenti menjanjikan volume ekstra minyak mentah. Minggu lalu, Presiden AS Donald Trump meminta OPEC untuk menjaga harga tetap rendah.

“Kami melindungi negara-negara di Timur Tengah, mereka tidak akan aman untuk waktu yang lama tanpa kami, namun mereka terus mendorong harga minyak yang lebih tinggi dan lebih tinggi! Kami akan ingat. Monopoli OPEC harus menurunkan harga sekarang! ”Katanya dalam tweet.

Baca Juga:   Aussie Berupaya Menguat Pasca Rilis Data Manufaktur China

Sementara itu, sengketa perdagangan AS-Cina tetap menjadi fokus karena tarif AS atas barang-barang Cina senilai $ 200 miliar dan tarif pembalasan oleh Beijing senilai $ 60 miliar untuk produk AS ditetapkan untuk ditunda di kemudian hari. Pada hari Senin, China membatalkan pembicaraan perdagangan yang direncanakan dengan AS.

Mengutip orang-orang yang akrab dengan situasi tersebut, laporan menunjukkan Beijing tidak mungkin untuk melanjutkan pembicaraan dengan Washington sampai setelah pemilu sela November.

“Ini akan menjadi” meminta penghinaan, “jika China melanjutkan pembicaraan perdagangan setelah AS mengumumkan tarif dan sanksi baru,” Shi Yinhong, seorang profesor hubungan internasional di Renmin University of China, mengatakan Sabtu. “Dalam jangka panjang, akan ada pembicaraan, karena perang dagang tidak akan bertahan selama ribuan tahun.”

Dalam berita lain, perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes melaporkan pada hari Jumat bahwa jumlah rig pengeboran minyak AS yang beroperasi meningkat 1 hingga 866 minggu ini. “Ada diskusi untuk meningkatkan produksi dengan 500.000 lagi (barel per hari) bpd. Mereka (OPEC dan non-OPEC) dapat meningkatkan output ketika mereka bertemu pada bulan Desember, ”lapor Reuters, mengutip sumber.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply