Harga Minyak Mentah Sedikit Bervariasi Di Asia Dengan Dengan Perkiraan Industri Persediaan AS Dalam Jangka Pendek

Bonus Welcome Deposit FBS

INV – Harga minyak mentah sedikit bervariasi di Asia pada hari Selasa dengan perkiraan industri persediaan AS untuk menetapkan jangka pendek.

Di New York Mercantile Exchange crude futures untuk pengiriman Januari naik 0,14% menjadi $ 57,30 per barel, sementara di London Intercontinental Exchange, Brent turun 0,05% menjadi $ 63,41 per barel.

Kemudian pada hari Selasa, American Petroleum Institute (API) merilis perkiraan stok minyak mentah mingguan dan produk olahannya. Perkiraan awal melihat penurunan 3,518 juta barel minyak mentah, penurunan 1,327 juta barel dalam sulingan dan 2.231 juta barel di dalam bensin.

Perkiraan dari API diikuti oleh data resmi dari Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu

Semalam, harga minyak mentah melemah pada hari Senin karena kenaikan output AS yang mengimbangi dukungan dari penutupan pipa Forties, sementara pemogokan serikat minyak Nigeria meningkatkan prospek gangguan pasokan.

Harga minyak berjuang untuk mempertahankan kenaikan di tengah kejelasan lebih lanjut tentang penutupan pipa di Forties seperti dilaporkan Bloomberg, mengutip sebuah email dari Ineos Group, bahwa retakan rambut yang menyebabkan pemadaman pipa “belum diperbanyak”.

Baca Juga:   Analisa Teknikal GOLD 5 Februari 2018 (Tekanan Trader)

Pemadaman pipa, bagaimanapun, diperkirakan akan terus mendukung harga Brent karena “tidak ada informasi yang dapat dipercaya” mengenai lamanya pipa tidak beroperasi, Commerzbank (DE: CBKG) mengatakan.

Kerugian dalam harga minyak sedikit ditutup di tengah prospek meningkatnya gangguan pasokan saat serikat pekerja Pengassan Nigeria melancarkan pemogokan pada hari Senin. Pemogokan tersebut terjadi setelah pembicaraan dengan pemerintah mengenai praktik perburuhan yang tidak adil berakhir dengan jalan buntu.

Gangguan pasokan diperkirakan akan menjadi angin puyuh bagi pasar minyak karena ekspor minyak Nigeria bisa mendapat tekanan.

Awal yang buruk minggu ini untuk harga minyak mentah datang karena data minggu lalu menunjukkan pedagang tetap bullish baik minyak mentah maupun minyak Brent.

Hedge fund meningkatkan net-longs dalam minyak mentah Brent ke rekor baru 544.000 lot dalam pekan yang berakhir 12 Desember, menurut laporan Komitmen Perdagangan Komoditi Komisi Perdagangan Komersial. Gabungan posisi minyak mentah net-long jatuh ke 956.000 kontrak, sekitar 8.000 lot di bawah rekor.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply