Harga Minyak Stabil Pada Luka OPEC, Namun Menimbang Catatan Stok Bahan Bakar AS

Bonus Welcome Deposit FBS

Oleh Henning Gloystein

SINGAPURA (Reuters) – Harga minyak tetap stabil pada hari Kamis, didukung oleh pemotongan pasokan berkelanjutan yang dipimpin oleh kelompok produsen OPEC, meskipun kenaikan persediaan bahan bakar dan produksi minyak mentah di Amerika Serikat membebani sentimen.

Minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan pada $ 55,73 per barel pada 02:09 GMT (21:09 ET pada hari Rabu), turun hanya 2 sen dari penutupan terakhir mereka.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS, turun 4 sen menjadi $ 53,07 per barel.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lainnya termasuk Rusia telah sepakat untuk memangkas produksi oleh hampir 1,8 juta barel per hari (bph) selama semester pertama 2017, dan perkiraan menunjukkan kepatuhan OPEC adalah sekitar 90 persen.

Pemotongan produksi ditujukan untuk mengekang overhang pasokan bahan bakar global yang telah mantap pasar selama lebih dari dua tahun. Namun, meski tindakan sejauh ini, persediaan tetap kembung dan perlengkapan yang tinggi, terutama di Amerika Serikat.

Persediaan minyak mentah dan bensin AS melonjak ke rekor tertinggi pekan lalu karena kilang memangkas produksi dan bensin permintaan melunak, Administrasi Informasi Energi mengatakan Rabu.

Baca Juga:   Analisa Teknikal SILVER 13 Mar 2017 (Tekanan Trader)

Persediaan minyak mentah naik 9,5 juta barel dalam pekan yang berakhir 10 Februari, hampir tiga kali lebih dari ekspektasi analis, meningkatkan saham komersial untuk sebuah rekor sepanjang masa di 518.000.000 barel.

Stok bensin naik 2,8 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penurunan 752.000 barel. Yang mendorong persediaan bahan bakar ke rekor di 259 juta barel.

Saham kembung datang sebagai produksi minyak mentah AS telah meningkat 6,5 persen sejak pertengahan 2016-8980000 bph. Karena driver harga bertentangan pemotongan OPEC dan meningkatnya persediaan AS dan produksi, analis mengatakan bahwa harga sebagian besar bergerak ke samping.

“Minyak Brent terlihat netral dalam kisaran $ 55.38- $ 56,44 per barel,” kata Reuters komoditas teknis analis Wang Tao.

Kedua Brent dan WTI minyak mentah berjangka telah diperdagangkan dalam $ 5 per kisaran harga barel sejak awal tahun ini.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply