Harga Minyak Turun Untuk Hari Ketiga Karena Persediaan Menumpuk

Bonus Welcome Deposit FBS

Oleh Aaron Sheldrick dan Henning Gloystein

TOKYO (Reuters) – Harga minyak turun untuk hari ketiga pada hari Rabu setelah data dari sebuah badan industri menunjukkan stok minyak mentah naik lebih dari yang diperkirakan pekan lalu, sementara aksi jual komoditas lain, saham dan obligasi menambah suasana bearish investor.

Minyak mentah brent, patokan global, turun 0,69 sen atau sekitar 1 persen, pada $ 68,33 per barel pada 02:44 GMT, hampir dua minggu rendah.

Perjuangan West Texas Intermediate (WTI) AS turun, 67 sen, atau 1 persen, pada $ 63,83, setelah jatuh ke level terlemahnya dalam lebih dari seminggu.

Pada hari Selasa, minyak mentah AS turun 1,6 persen menjadi ditutup pada $ 64,50 per barel, penurunan kontrak jauh melampaui penurunan 0,6 persen pada harga Brent.

“Peningkatan kekhawatiran terhadap kenaikan produksi AS terus meningkatkan tekanan pada komoditas ini,” kata Mihir Kapadia, chief executive Sun Global Investments. “Selama beberapa tahun terakhir, produsen AS telah mendapatkan terobosan signifikan dalam industri pasar minyak global,” katanya.

Baca Juga:   Analisa Teknikal GOLD 22 Juni 2018 (Tekanan Trader)

Harga pada kedua WTI dan Brent masih berada di jalur untuk kenaikan bulan kelima. Namun laporan dari American Petroleum Institute pada hari Selasa lalu menunjukkan bahwa stok minyak mentah naik 3,2 juta barel pekan lalu memicu koreksi lebih lanjut ke pasar.

Itu terjadi setelah data menunjukkan bahwa perusahaan energi AS menambahkan 12 rig minyak minggu lalu, kenaikan mingguan terbesar sejak Maret.

Data Departemen Energi AS pada hari Rabu kemungkinan akan menunjukkan peningkatan kenaikan persediaan untuk pertama kalinya 11 minggu. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan rata-rata 100.000 barel membangun stok minyak mentah. Tanggalnya dijadwalkan keluar pada pukul 10:30 pagi EST (15:30 GMT) pada hari Rabu.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply