IMF Pangkas Prospek Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang EUR/USD terpantau diperdagangkan sideways hari ini (15/10), seiring dengan fluktuasi ekspektasi pasar terhadap prospek tercapainya kesepakatan dagang antara AS dan China yang berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi global. Saat berita ditulis, Euro masih mondar-mandir di sekitar level 1.1040 yang dihuni sejak akhir pekan lalu. Namun, data-data ekonomi internal Zona Euro mengisyaratkan prospek pertumbuhan yang semakin suram. Hal itu diakui pula oleh International Monetary Fund (IMF).

IMF Pangkas Prospek Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro

IMF mengumumkan telah memangkas estimasi pertumbuhan ekonomi Zona Euro dari 1.3 persen menjadi 1.2 persen saja untuk tahun ini. Estimasi pertumbuhan ekonomi tahun 2020 juga dikurangi dari 1.6 persen menjadi 1.2 persen. Menurut IMF, kondisi ekonomi Eropa dibebani oleh perlambatan ekonomi Jerman yang telanjut menjadi korban perang dagang global. Perceraian antara Inggris dan Uni Eropa juga menjadi salah satu faktor yang memicu destabilisasi.

“Risiko penurunan terhadap outlook kian meningkat,” ujar Gita Gopinath, pimpinan ekonom IMF. Lanjutnya, “Batas-batas perdagangan dan peningkatan ketegangan geopolitik, termasuk risiko terkait brexit, bisa semakin mengganggu jalur suplai serta menghalangi pertumbuhan, investasi, dan keyakinan (investor).”

Baca Juga:   Keuntungan Aussie Dimana Menit RBA Menunjukkan Ekonomi Rebalancing

Khusus untuk Jerman, IMF memangkas estimasi pertumbuhan ekonomi tahun 2019 dari 0.7 menjadi 0.5 persen saja. Ini merupakan level kritis bagi sebuah negara yang dianggap sebagai mesin penggerak ekonomi Zona Euro, khususnya bagi negara-negara Eropa Timur dimana banyak pabrikan Jerman berekspansi.

Masalah utama terletak pada lesunya pasar otomotif Jerman akibat penurunan drastis permintaan luar negeri pasca skandal emisi Volkswagen dan perang dagang AS-China. Selama perang dagang antara dua negara adidaya dunia itu masih belum terselesaikan, IMF memperkirakan prediksi pertumbuhan ekonomi Jerman tahun 2020 hanya akan mencapai 1.2 persen, atau 0.5 persen lebih rendah dibandingkan estimasi sebelumnya.

Untuk menanggulangi ancaman perlambatan ekonomi yang lebih parah, IMF menghimbau agar pemerintah negara-negara Eropa meningkatkan investasi publik. Akan tetapi, stimulus fiskal seperti itu biasanya mendapatkan perlawanan berat di Belanda dan Jerman karena dianggap meningkatkan utang negara. Italia sempat berkeinginan untuk meningkatkan investasi publik mereka pada awal tahun ini, tetapi malah mendapatkan teguran keras dari Uni Eropa.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply