Indeks Dolar AS Jatuh Pasca Pidato Jerome Powell

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) jatuh 0.21 persen ke kisaran 95.35 pada perdagangan awal sesi Eropa hari Jumat ini (11/1), setelah pidato ketua Federal Reserve mengungkap niat bank sentral AS untuk “lebih bersabar” dalam menaikkan suku bunga. Dolar A masih unggul versus Poundsterling, tetapi bertekuk lutut terhadap Euro, Yen, dan Aussie.

Saat berita ditulis, pasangan mata uang EUR/USD telah naik 0.21 persen ke level 1.1523, USD/JPY melandai 0.17 persen ke level 108.25, sedangkan AUD/USD reli 0.40 persen ke sekitar 0.7212. Pasangan GBP/USD merosot 0.10 persen ke level 1.2738, khususnya karena bangkitnya kembali kekhawatiran soal Brexit di tengah kemelut politik Inggris.

Indeks Dolar AS Jatuh Pasca Pidato Jerome Powell

Pada hari Kamis, ketua Fed Jerome Powell menegaskan kembali bahwa bank sentral AS memiliki kemampuan untuk lebih bersabar dalam penetapan kebijakan moneter, karena laju inflasi masih stabil. Wakil Ketua Fed, Richard Clarida, juga menyampaikan pesan dovish pada kesempatan berbeda.

“Kami bisa bersabar dalam menilai bagaimana (cara terbaik) untk menyesuaikan posisi kebijakan kami,” kata Clarida. Sebagian alasannya karena “kami memulai tahun ini (dengan suku bunga) dekat dengan target yang sudah kami miliki dalam waktu sangat lama.”

Baca Juga:   Berita Saham ASRI SELASA 20/03/2018

Konsekuensinya, saat ini pelaku pasar mengekspektasikan Fed takkan menaikkan suku bunga lagi dalam tahun ini, sehingga reli Dolar AS diperkirakan tertahan. Philip Wee, pakar strategi mata uang di DBS mencatat, “Fed Funds rate tidak lagi akomodatif, melainkan netral, dan lebih penting lagi, positif dalam perhitungan riil. Sejalan dengan Fed yang lebih bersabar, kenaikan Dolar AS akan menjadi lebih lunak.”

Di sisi lain, sentimen pelaku pasar masih diwarnai “wait and see”, dikarenakan kurangnya rincian yang jelas dari negosiasi perdagangan AS-China. Negosiasi perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar dunia itu berakhir pada hari Rabu, tetapi belum ada kabar apapun mengenai hasil dari perundingan. Pernyataan resmi Kementrian Perdagangan China hanya mengulang kembali bahwa diskusi “sangat luas dan terperinci”, sementara Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin menyatakan bahwa Wakil Perdana Menteri China Liu He “kemungkinan” bakal mengunjungi Washington dalam bulan Januari ini untuk diskusi lanjutan mengenai kesepakatan perdagangan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply