Indeks Dolar AS Menguat Setelah Pengumuman TLTRO ECB

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) meroket sekitar 0.34 persen ke kisaran 97.20 pada awal sesi New York, karena terdongkrak oleh pelemahan Euro setelah bank sentral Eropa mengumumkan pelonggaran moneter tambahan dengan diluncurkannya paket TLTRO (Targeted Long-Term Refinancing Operations) dalam beberapa bulan mendatang. Apresiasi Greenback juga didukung oleh klaim pengangguran mingguan yang lebih rendah dibandingkan perkiraan awal.

Indeks Dolar AS Menguat Setelah Rilis Data Klaim Pengangguran

Saat berita ditulis, pasangan mata uang EUR/USD telah anjlok sekitar 0.45 persen ke level 1.1255. Penyebabnya, bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) mendadak mengumumkan pembatalan rencana kenaikan suku bunga tahun ini, serta mengungkapkan rencana peluncuran paket TLTRO baru untuk bulan September mendatang. Kedua hal itu menggarisbawahi bias ECB yang tetap condong pada kebijakan moneter longgar dalam upayanya untuk menanggulangi masalah perlambatan ekonomi Zona Euro, sehingga mengakibatkan pelemahan mata uang Euro secara drastis terhadap semua mata uang mayor.

Sebagaimana diungkapkan oleh ECB dalam pernyataan kebijakannya, “Dewan Gubernur sekarang mengekspektasikan suku bunga kunci ECB tetap pada level saat ini, setidaknya hingga akhir 2019, dan selama diperlukan untuk memastikan laju inflasi yang berkelanjutan…”

Baca Juga:   5 Hal Penting Di Kalender Ekonomi Minggu Ini

Sementara itu, data-data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis malam ini justru kompak menghijau. Klaim pengangguran mingguan (Initial Jobless Claims) turun dari 226k menjadi 223k, lebih baik dibandingkan ekspektasi awal yang dipatok pada 225k. Klaim pengangguran berkelanjutan (Continuing Jobless Claims) juga menyusut dari 1,805k menjadi 1,755k.

Data Produktivitas Non-Farm yang dirilis oleh lembaga berbeda, menunjukkan performa prima pula, dengan kenaikan 1.9 persen (Quarter-over-Quarter) untuk kuartal IV/2018. Angka tersebut melampaui ekspektasi 1.6 persen, meskipun lebih rendah daripada pencapaian 2.2 persen pada periode sebelumnya.

Selanjutnya, posisi Dolar AS terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya kemungkinan akan terus dipengaruhi oleh depresiasi Euro hingga rilis data Non-Farm Payroll (NFP) dan sejumlah laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat lain pada hari Jumat malam. Untuk sementara ini, NFP diperkirakan akan turun dari 304k menjadi 181k. Dengan demikian, kejutan yang lebih baik dibandingkan ekspektasi tersebut, berpotensi mendorong Dolar AS melaju lebih tinggi lagi.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply