Inflasi AS Naik Tipis, Suku Bunga Fed Disinyalir Tak Berubah Tahun Ini

Bonus Welcome Deposit FBS

Laporan inflasi konsumen Amerika Serikat terbaru menunjukkan pertumbuhan harga yang naik tipis pada bulan Desember 2019. Hal ini mendukung proyeksi suku bunga Fed tetap, setidaknya hingga akhir tahun ini. Selaras dengan interpretasi tersebut, nilai tukar Dolar AS menguat di pasar mata uang. Saat berita ditulis pada awal sesi New York (14/1), indeks Dolar AS (DXY) menanjak ke kisaran 97.50.

Inflasi AS Naik Tipis

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga konsumen meningkat 0.2 persen pada bulan Desember, menyusul kenaikan 0.3 persen pada periode November. Laju kenaikan CPI bulanan memang melambat, tetapi pertumbuhan tahunan masih mendaki dari 2.1 persen menjadi 2.3 persen pada bulan Desember 2019. Proyeksi ekonom yang disurvei oleh Reuters sebelumnya mematok laju CPI 0.3 persen dalam basis bulanan dan 2.3 persen dalam basis tahunan.

Tanpa memperhitungkan harga barang volatile seperti kelompok bahan makanan dan energi, CPI Inti meningkat 0.1 persen (Month-over-Month) pada bulan Desember. Hanya satu poin lebih rendah dibandingkan pencapaian pada bulan November maupun ekspektasi pasar.

Baca Juga:   BERITA SAHAM JUMAT 03/01/2020 - PEMERINTAH LELANG SUN LAGI PADA 7 JANUARI 2020

Inflasi Amerika Serikat tertahan karena penurunan harga mobil bekas, tiket pesawat, dan mebel rumah tangga yang mengimbangi kenaikan biaya perawatan kesehatan, rekreasi, asuransi kendaraan bermotor, serta harga pakaian dan otomotif baru. Meski demikian, laju inflasi AS masih selaras dengan target inflasi Federal Reserve yang sebesar 2 persen, sehingga diperkirakan tak akan mendorong bank sentral untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Seusai rilis data inflasi, posisi Greenback cenderung unggul. EUR/USD melemah sekitar 0.13 persen ke level 1.1119. USD/JPY menanjak 0.06 persen ke level 110.00. Sementara itu, mata uang komoditas semakin melemah versus Dolar AS. NZD/USD mencetak penurunan paling parah, yaitu melemah 0.36 persen ke kisaran 0.6606.

Data inflasi yang dijadikan kiblat oleh The Fed, yaitu indeks harga PCE inti, masih berada pada 1.6 persen (Year-on-Year) untuk bulan November 2019. Akan tetapi, data tersebut memang telah berada di bawah target 2 persen sepanjang tahun 2019 dan sudah direspons dengan pemangkasan suku bunga Fed sebanyak tiga kali dalam kurun waktu yang sama. Indeks harga PCE inti untuk bulan Desember baru akan dipublikasikan akhir bulan ini.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply