Inflasi AS Sesuai Ekspektasi, Dolar AS Rebound

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS menghapus pelemahannya dalam perdagangan intraday hari Jumat ini (11/1) dan berbalik naik ke level 95.53, setelah rilis data inflasi konsumen menunjukkan laju pertumbuhan sesuai ekspektasi. Dolar AS berbalik melemah versus Euro, tetapi masih bertekuk lutut terhadap Poundsterling yang dilonjakkan oleh positifnya data GDP Inggris tadi sore.

Inflasi AS Sesuai Ekspektasi, Dolar AS Rebound

US Bureau of Labor Statistics melaporkan bahwa Consumer Price Index (CPI) tercatat -0.1 persen (Month-over-Month) dalam bulan Desember. Angka tersebut lebih rendah dari 0 persen pada bulan sebelumnya, tetapi selaras dengan estimasi awal. Sementara itu, CPI Inti (Core CPI) mengalami kenaikan 0.2 persen, sama dengan periode sebelumnya dan sesuai estimasi awal.

Sementara itu, sinyal positif ditunjukkan oleh CPI Index yang hanya menurun dari 252.04 ke level 251.23, alih-alih merosot ke 251.10 sebagaimana diperkirakan sebelumnya. Pendapatan riil juga melonjak 0.7 persen dalam bulan Desember setelah mencatat -0.1 persen pada November; menggarisbawahi kondisi pasar tenaga kerja AS yang tetap tangguh.

Rangkaian data ekonomi tersebut mendongkrak posisi Dolar AS terhadap sebagian mata uang mayor, setelah terpuruk selama sesi Asia dan Eropa akibat pesan dovish dari pimpinan bank sentral AS, Jerome Powell. Namun demikian, masalah suku bunga AS diperkirakan masih akan menjadi sorotan pasar finansial minggu depan, di samping sejumlah faktor lain.

Baca Juga:   Saham Asia Lebih Rendah Outlook Goldman Pares Cina, Nikkei Turun 0,21%

Analis dari Nordea Markets mengatakan, “Fed sudah jauh di atas kurva dalam upaya normalisasi (kebijakan moneter) dan kini telah mensinyalkan niatnya untuk menunggu sebelum mengambil langkah selanjutnya, dengan mengutip stabilnya inflasi sebagai salah satu alasan, walaupun ketidakpastian terkait pertumbuhan bisa jadi merupakan penggerak yang lebih signifikan dibalik pergeseran (outlook) Fed.”

Lanjutnya lagi, “Politik akan terus menghasilkan berita. Donald berjuang untuk mendapatkan dana bagi tembok perbatasan Meksiko, tetapi Demokrat bahkan tak mau memberinya pagar. Di Inggris, semua mata akan memantau parlemen Inggris karena voting kesepakatan Brexit pada hari Selasa… Terakhir, musim laporan keuangan AS akan benar-benar dimulai (pada minggu depan). Para analis saham sangat sibuk belakangan ini, memangkas EPS dan estimasi penjualan di seluruh dunia.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply