Inflasi Kanada Meragukan, USD/CAD Naik Tipis

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CAD sempat melonjak sekitar 0.2 persen hingga mencapai level tertinggi pada 1.3493 pada awal sesi New York hari Rabu ini (15/5). Namun, pergerakannya gagal keluar dari kisaran pergerakan hari Selasa, dan justru kembali mundur ke kisaran 1.3478. Pasalnya, data inflasi Kanada maupun laporan penjualan ritel AS yang baru saja dirilis, sama-sama menunjukkan rekam jejak yang mengecewakan.

Inflasi Kanada Meragukan USDCAD Naik Tipis

Laju pertumbuhan Consumer Price Index (CPI) Kanada menanjak tipis dari 1.9 persen menjadi 2.0 persen (Year-on-Year) pada bulan April 2019, berkat kenaikan pembayaran KPR, serta harga kendaraan dan sayuran segar. Dalam basis Month-over-Month, pertumbuhan inflasi konsumen juga memenuhi ekspektasi dengan mencatat kenaikan 0.4 persen.

Akan tetapi, komponen laporan lainnya yang digunakan sebagai referensi kebijakan utama oleh bank sentral Kanada (Bank of Canada/BoC) justru selip. Referensi utama BoC tersebut adalah data CPI Median yang lengser dari 2.1 persen menjadi 1.9 persen (Year-on-Year) dalam periode April 2019, padahal sebelumnya diperkirakan hanya akan terkoreksi sampai 2.0 persen saja.

Baca Juga:   USD / CAD Bergerak Lebih Rendah

Laporan inflasi Kanada meningkatkan probabilitas pemangkasan suku bunga oleh BoC dalam beberapa bulan ke depan, jika laju inflasi terus menerus lesu dan sektor ketenagakerjaan tak mengalami perbaikan signifikan. Dolar Kanada sempat tumbang akibat kejutan ini, tetapi reli Greenback juga dibatasi oleh buruknya laporan penjualan ritel AS.

Data penjualan ritel AS dilaporkan menurun 0.2 persen (Month-over-Month) pada bulan April 2019. Angka tersebut lebih rendah daripada kenaikan 1.7 persen pada periode sebelumnya, dan jauh meleset dari ekspektasi konsensus yang sebesar 0.2 persen. Padahal, laporan diambil dari survei pada periode ketika eskalasi konflik dagang AS-China belum seburuk sekarang.

Kesenjangan data penjualan ritel AS memicu kekhawatiran pasar mengenai prospek belanja konsumen AS ke depan, setelah ribuan produk vital dihantam kenaikan tarif tambahan dari Washington dan Beijing. Namun, probabilitas pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS (Federal Reserve) masih lebih kecil daripada BoC. Apalagi, sejumlah pejabat Fed baru saja menyampaikan pidato mengenai tidak diperlukannya suku bunga rendah bagi ekonomi AS saat ini yang terhitung masih cukup sehat.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply