Inflasi Kanada Naik Sesuai Target, USD/CAD Anjlok Drastis

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CAD terperosok hingga lebih dari 0.4 persen ke kisaran 1.3254 pada awal sesi New York hari Rabu ini (21/8), setelah rilis data inflasi konsumen Kanada yang lebih baik dibandingkan estimasi awal. Pemulihan harga minyak mentah juga turut berkontribusi pada apresiasi Dolar Kanada versus Greenback kali ini.

Inflasi Kanada Naik Sesuai Target USDCAD Anjlok Drastis

Menurut Badan Statistik Kanada, laju inflasi konsumen tahunan bertahan pada level 2.0 persen pada bulan Juli 2019. Pencapaian ini sesuai dengan target bank sentral, sekaligus mengungguli estimasi pasar yang dipatok pada 1.7 persen. Inflasi di negeri bersimbol daun mapel ini didukung oleh kenaikan harga-harga barang tahan lama yang mengimbangi penurunan harga di sektor jasa.

Harga-harga produk volatile juga relatif seimbang. Harga bahan bakar minyak (BBM) merosot 6.9 persen (Year-on-Year) sebagai imbas dari pengetatan suplai karena penutupan banyak pabrik pengilangan di AS. Akan tetapi, harga sayuran segar malah mengalami kenaikan dua digit untuk bulan kesepuluh beruntun dengan menorehkan peningkatan 18.9 persen, sementara biaya penerbangan menanjak 4.6 persen.

Baca Juga:   Dolar Menguat Lebih Tinggi Karena Jeda Euro Setelah Reli

Laporan inflasi Juli 2019 mengokohkan proyeksi kebijakan bank sentral Kanada (Bank of Canada/BoC) berikutnya. Dalam rapat kebijakan tanggal 4 September mendatang, BoC diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga.

“Gambarannya belum banyak berubah,” kata Nathan Janzen, seorang ekonom senior di Royal Bank of Canada, kepada Reuters. Lanjutnya, “Data ekonomi belakangan ini cukup kuat, dan inflasi masih berjalan di sekitar 2 persen, (sehingga) sulit bagi (BoC) untuk menjustifikasi perubahan sesegera rapat mereka berikutnya.”

Senada dengan Janzen, Andrew Kelvin dari TD Securities mengatakan, “Saya kira hal ini tak mengubah apapun dari perspektif Bank of Canada.”

Proyeksi kebijakan BoC ini lebih baik dibandingkan mayoritas bank sentral utama, sehingga mendorong penguatan Dolar Kanada. Bank sentral AS (Federal Reserve) dikhawatirkan bakal memangkas suku bunga satu kali lagi sebelum akhir tahun, sementara bank sentral Eropa diprediksi bakal meluncurkan paket pelonggaran moneter masif pada bulan September.

Sementara itu, harga minyak mentah tipe WTI mencetak kenaikan sekitar 1 persen hari ini, meskipun masih tertahan di bawah USD57 per barel. Harga minyak mentah Brent juga terpantau sangat volatile, tetapi cenderung menguat di atas level USD60 per barel. Sebagai negara eksportir minyak, outlook ekonomi Kanada menjadi lebih cerah ketika harga minyak mentah meningkat.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply