Inflasi Kanada Stabil, USD/CAD Jatuh Ke Bawah 1.3200

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CAD sempat mencetak rekor tertinggi 1.3235 dalam perdagangan hari ini (16/10), tetapi terperosok lagi ke level 1.3190 setelah rilis sejumlah data ekonomi penting. Laporan penjualan ritel AS mencatat penurunan pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir, sedangkan laju inflasi tahunan Kanada tetap stabil dalam bulan September.

Inflasi Kanada Stabil USD/CAD Jatuh Ke Bawah 1.3200

Badan Statistik Kanada melaporkan bahwa laju inflasi stabil pada level 1.9 persen (Year-on-Year) dalam bulan September 2019. Pencapaian inflasi lebih rendah dibandingkan ekspektasi yang dipatok analis pada level 2.1 persen. Akan tetapi, rerata tiga barometer inflasi yang dijadikan acuan oleh bank sentral Kanada (Bank of Canada/BoC) justru naik dari 2.0 persen menjadi 2.1 persen.

Laporan tersebut memantapkan ekspektasi pasar bahwa bank sentral Kanada bakal mempertahankan tingkat suku bunga pada level 1.75 persen dalam rapat kebijakan bulan ini. Sebaliknya, pelaku pasar justru semakin yakin bank sentral AS (Federal Reserve) bakal memangkas suku bunga lagi dalam tahun ini, seusai rilis data penjualan ritel yang tak memuaskan di negeri Paman Sam.

Baca Juga:   Keuntungan Dolar Dipangkas Tetapi Tetap Didukung

Menurut Departemen Perdagangan AS, data penjualan ritel bulan September tercatat -0.3 persen (Month-over-Month), setelah berhasil meningkat 0.6 persen pada periode sebelumnya. Sinyal pelemahan belanja konsumen ini menimbulkan kekhawatiran lebih besar terhadap dampak perang dagang AS-China, karena sektor konsumen telah menjadi tiang penyangga ekonomi AS selama beberapa bulan terakhir di tengah kemunduran sektor manufaktur, ketenagakerjaan dan sektor jasa.

Terlepas dari itu, volatilitas pasangan mata uang USD/CAD kemungkinan akan terus tinggi selama AS dan China belum mencapai kesepakatan bulat untuk mengakhiri perseteruan dagang mereka. Selama ini, USD/CAD cenderung naik jika ada kabar negatif dari perundingan dagang AS-China, dan melemah ketika ada kabar positif dari meja perundingan yang sama.

Kanada merupakan eksportir utama komoditi minyak mentah yang berpotensi terpukul berat apabila permintaan terhadap BBM berkurang lantaran ketidakpastian iklim perdagangan global yang berkepanjangan. AS sejauh ini terbukti lebih tangguh menghadapi efek perang dagang dibandingkan China dan Eropa, tetapi laporan ekonomi terkini menumbuhkan kekhawatiran kalau-kalau negeri adidaya ini bakal terjerumus dalam resesi juga.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply