Kemerosotan Tankan dan Ketidakpastian Dorong Yen Melemah

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/JPY melonjak ke level tertinggi sejak bulan November 2017 pada perdagangan hari Senin ini (1/Oktober), setelah sirnanya ketidakpastian pasar terkait perjanjian NAFTA dan dilaporkannya kemerosotan data Tankan di sesi Asia. Menjelang akhir sesi Eropa, USD/JPY telah naik sekitar 0.30 persen ke kisaran 114.00.

Di saat yang sama, Yen juga melemah versus Euro dan GBP. Duet EUR/JPY meningkat 0.27 persen ke 132.28, sedangkan GBP/JPY melesat 0.40 persen ke 148.70.

Kemerosotan Tankan dan Ketidakpastian Dorong Yen Melemah

Bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) melaporkan bahwa Tankan Large Non-Manufacturers Index untuk kuartal III/2018 turun dari 24 ke 22, sementara Tankan Large Manufacturers Index turun dari 21 ke 19. Penurunan kedua indikator yang memantau bagus tidaknya kondisi bisnis di mata para pengusaha besar Jepang tersebut menciptakan sentimen negatif bagi investor di pasar finansial global, walaupun laporan yang sama menunjukkan perbaikan di kalangan industri kecil.

Sementara itu, perhatian pasar hari ini juga terpusat pada tercapainya pembaruan perjanjian North American Free Trade Area (NAFTA) antara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko; meskipun sebelumnya sempat berlangsung alot dan memancing kemurkaan presiden AS Donald Trump.

Baca Juga:   Harga Emas Melonjak Lebih Tinggi Karena Kekhawatiran Di Pasar Berkesinambungan

Sejumlah narasumber anonim yang dikutip oleh media internasional seperti Reuters, menyebutkan bahwa renegosiasi NAFTA antara AS dan Kanada telah mencapai kata sepakat. Kesepakatan tersebut mencakup pula dua klausa yang sebelumnya enggan disetujui Kanada, yaitu pembukaan akses lebih luas bagi petani AS ke pasar Dairy Kanada, serta pembatasan ekspor otomotif dari Kanada ke AS. Narasumber dari sisi Meksiko pun mengonfirmasi secara terpisah bahwa AS, Kanada, dan Meksiko telah mencapai persetujuan trilateral.

Sehubungan dengan kabar baik tersebut, sentimen risiko pasar global langsung membaik. Dalam kondisi perbaikan sentimen, mata uang-mata uang yang berhubungan dengan komoditas dan negara berkembang cenderung menguat. Di sisi lain, mata uang-mata uang Safe Haven dengan bunga rendah seperti Yen dan Franc Swiss malah cenderung dilepas oleh pelaku pasar yang menginginkan imbal hasil investasi lebih tinggi. Tak jauh berbeda dengan Yen, Franc Swiss pun naik 0.20 persen ke 0.9837 dalam perdagangan intraday.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply