Kesepakatan Brexit Tercapai, Reli Pound Tertahan Konfirmasi Parlemen

Bonus Welcome Deposit FBS

Setelah perundingan selama sekitar 2 tahun, akhirnya perundingan berhasil membuahkan sebuah kesepakatan untuk persiapan keluarnya Inggris dari Uni Eropa (brexit). Namun, unsur ketidakpastian masih membayangi Pound, karena parlemen Inggris belum tentu menyetujui kesepakatan tersebut. Pasangan mata uang GBP/USD sempat mencetak rekor tertinggi sejak Mei dalam perdagangan sesi Eropa hari ini (17/10), tetapi mundur lagi sebelum menyentuh level psikologis 1.3000.

Reli Pound Tertahan Konfirmasi Parlemen

Pada siang hari waktu setempat, Perdana Menteri Boris Johnson dan Presiden European Commission Jean-Claude Juncker mengumumkan tercapainya kesepakatan brexit yang siap dibahas dalam pertemuan European Commission 7-8 Oktober 2019. Juncker merekomendasikan kesepakatan itu kepada para pemimpin Uni Eropa dengan mengklaim bahwa European Commission mendukungnya.

Kepada media, PM Boris Johnson mengungkapkan, “Kita sudah memperoleh sebuah kesepakatan baru yang hebat dan mengambil alih kendali -sekarang Parlemen harus menyetujui (kesepakatan) brexit pada hari Sabtu, sehingga kita bisa bergerak menuju (program pembangunan) prioritas seperti biaya hidup, NHS, tindak kekerasan, dan kondisi lingkungan.”

Pound sempat melonjak pesat seusai beredarnya kabar tersebut, tetapi langsung surut lagi karena Democratic Unionist Party (DUP) bersikukuh menolaknya. Penolakan DUP disampaikan sebelum Johnson dan Juncker memberikan pernyataan resmi, tetapi DUP mengulanginya kembali saat dikonfirmasi media setelahnya.

Baca Juga:   Outlook Mingguan AUD / USD : 24-28 Juni 2013

“Kami telah terlibat dalam diskusi berkelanjutan dengan Pemerintah (Inggris). Berdasarkan kondisi saat ini, kami tidak bisa mendukung apa yang disarankan dalam isu pabean dan persetujuan dan ada kekuran-jelasan dalam VAT. Kami akan terus bekerja dengan pemerintah untuk mencoba dan mendapatkan kesepakatan yang dapat diterima dan berfungsi baik bagi Irlandia Utara serta melindungi ekonomi dan integritas konstitusi Inggris Raya,” ungkap DUP.

Dalam upaya untuk membujuk DUP agar mengubah pendapat, Johnson menyampaikan komentar di Twitter, “Backstop yang anti-demokrasi telah dihapuskan. Masyarakat Irlandia Utara akan menangani sendiri hukum yang mengatur kehidupan mereka, dan -tak seperti solusi backstop- akan memiliki hak untuk mengakhiri peraturan (perbatasan) khusus jika mereka menginginkannya.”

Pelaku pasar akan terus memantau perkembangan situasi ini untuk mengetahui prospek disahkannya kesepakatan brexit di Parlemen Inggris. DUP tak memiliki banyak kursi di Parlemen, tetapi suaranya dianggap sebagai perwakilan warga Irlandia Utara dan berpengaruh besar terhadap pengesahan kesepakatan brexit.

“Semua mata sekarang akan berada pada rincian (kesepakatan brexit) dan mengenai apakah itu dapat lolos dari anggota Parlemen Inggris. Jika ya, kami memperkirakan Pound terdorong lebih tinggi sejengkal lagi dan menargetkan 1.35 terhadap Dolar dalam jangka pendek. Jika gagal (disahkan Parlemen), maka seperti ular tangga akan terjadi pergerakan ke bawah yang tajam,” kata Phil McHugh, pimpinan analis pasar di Currencies Direct.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply