Komentar Asisten Gubernur RBA Dongkrak Dolar Australia

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang AUD/USD meningkat sekitar 0.3 persen ke level 0.6770 dalam perdagangan hari ini (13/8). Apresiasi Aussie didukung oleh hasil survei bisnis dan komentar salah satu pejabat tinggi bank sentral Australia (RBA). Namun, posisinya masih rentan karena pekatnya spekulasi pasar mengenai pemangkasan suku bunga.

Komentar Asisten Gubernur RBA Dongkrak Dolar Australia

Asisten Gubernur RBA, Christopher Kent, mengatakan bahwa pemangkasan suku bunga bertahap akan mendukung sistem keuangan dan perekonomian Australia. Pelemahan Dolar Australia juga diharapkan akan mendukung perekonomian.

“Transmisi kebijakan moneter di Australia ke kondisi keuangan berfungsi seperti biasa,” kata Kent, “Secara khusus, perubahan dalam arah kebijakan telah menanggulangi penurunan bunga bebas risiko pada kurva yield. (Perubahan kebijakan) juga berkontribusi kepada menurunnya biaya pendanaan di pasar obligasi korporasi, mendukung harga ekuitas, dan mengurangi biaya pembiayaan bagi perbankan.”

Kent memaparkan lebih lanjut bahwa berkurangnya biaya pembiayaan perbankan telah disalurkan kepada para debitur rumah tangga dan perusahaan. Selain itu, “Terlepas dari posisi kebijakan moneter yang lebih longgar secara global, penurunan suku bunga di Australia telah berkontribusi terhadap depresiasi Dolar Australia. Pelonggaran yang luas dalam kondisi keuangan di Australia ini akan menyediakan sejumlah dukungan tambahan bagi permintaan (ekonomi) dalam periode mendatang.”

Baca Juga:   EUR / USD Memegang Keuntungan Moderat Setelah Data EZ, AS

Saat ditanya apakah pelemahan Aussie akan mendorong penguatan ekonomi Australia seperti tahun-tahun sebelumnya, Kent menjawab, “Pendidikan dan pariwisata mendapatkan manfaat dari depresiasi (nilai tukar Dolar Australia) dalam hal daya saing mereka seperti halnya industri lain yang tak lagi terlalu menonjol. Jadi, ya, saya kira (depresiasi AUD) akan berefek kurang lebih sama sebagai stimulus (perekonomian).”

Di saat yang sama, Christopher Kent menegaskan kembali komitmen RBA untuk melakukan kebijakan apapun yang dibutuhkan guna mencapai target inflasi dan ketenagakerjaan. Oleh karena itu, meski pidatonya membuat pelaku pasar sedikit lebih optimis terhadap outlook ekonomi Australia, tetapi ekspektasi pemangkasan suku bunga RBA belum mengalami perubahan signifikan. RBA tetap diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin lagi dalam tahun ini, kemudian disusul satu kali pemangkasan tambahan pada paruh pertama tahun 2020.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply