Mantan Ketua Fed: Suku Bunga Negatif Akan Sampai Di AS

Bonus Welcome Deposit FBS

Banyak bank sentral terkemuka dunia yang telah memberlakukan suku bunga negatif saat ini, termasuk bank sentral Jepang (BoJ) dan bank sentral Eropa (ECB). Hal ini membuat banyak obligasi pemerintah diperjual-belikan dengan yield negatif di pasar keuangan. Menurut mantan ketua bank sentral AS (Federal Reserve), Alan Greenspan, tak lama lagi Amerika Serikat juga akan menyaksikan suku bunga obligasi pemerintah AS yang bernilai negatif. Hal ini disampaikannya dalam sebuah wawancara dengan CNBC hari ini (4/9).

Alan Greenspan

Saat ini, ada lebih dari USD16 Triliun instrumen obligasi pemerintah dengan yield negatif di seluruh dunia. Beberapa diantaranya adalah obligasi pemerintah bertenor 10-tahunan di Belgia, Jerman, Prancis, dan Jepang.

“Anda menyaksikannya hampir di seluruh dunia. Hanya tinggal menunggu waktu saja sebelum (suku bunga negatif) di Amerika Serikat,” kata Greenspan. Ia menyarankan investor untuk memantau yield obligasi AS bertenor 30-tahunan.

Yield obligasi AS bertenor 30-tahunan saat ini diperdagangkan pada level 1.978 persen, sedikit lebih tinggi dari rekor terendah sepanjang masa yang sempat terinjak pada pekan lalu. Sebagaimana yield obligasi AS dengan masa jatuh tempo lain, angkanya masih positif walaupun terus menerus menurun. Akan tetapi, pelaku pasar memperkirakan Federal Reserve akan memangkas suku bunga secara agresif mulai bulan ini hingga awal tahun depan.

Baca Juga:   Euro Menyentuh Posisi Terendah Sesi Setelah Komentar Constancio ECB

Menurut Alan Greenspan, populasi masyarakat yang mulai menua juga cenderung meningkatkan permintaan terhadap obligasi, sehingga menekan yield obligasi semakin rendah. Hal ini karena reputasi obligasi sebagai investasi dengan imbal hasil tetap.

“Kita terlalu terbiasa dengan ide bahwa kita takkan memiliki suku bunga negatif, tetapi jika Anda memahami perubahan signifikan dalam perilaku masyarakat, mereka mencari kupon (obligasi),” kata Greenspan, “Hasilnya, ada kecenderungan untuk mengabaikan bahwa hal itu berdampak (negatif) terhadap suku bunga netto yang mereka terima.”

Komentar Greenspan ini disampaikan hanya beberapa jam setelah Presiden Fed New York, John Williams, menyatakan bahwa inflasi rendah merupakan “masalah jaman sekarang”. Dalam pidatonya, Williams mengisyaratkan perlunya suku bunga rendah untuk menanggulangi masalah tersebut.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply