Melemahnya Dolar Secara Meluas Di Level Terendah 32 Bulan Terhadap Mata Uang Utama Lainnya

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar terus melayang di posisi terendah 32 bulan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat, karena pernyataan kebijakan terbaru Bank Sentral Eropa memberikan dukungan luas terhadap euro, sementara data AS yang suram masih mengurangi optimisme mengenai kekuatan ekonomi.

EUR / USD naik 0,50% pada 1,2083, tertinggi sejak Januari 2015. Mata uang tunggal menguat setelah ECB membiarkan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan dan memberi sinyal bahwa informasi mengenai lonjakan program pembelian aset bank sentral akan disampaikan pada bulan Oktober.

Presiden ECB Mario Draghi menambahkan bahwa prospek pertumbuhan dan inflasi di kawasan euro tetap “tidak berubah secara luas”.

Sementara itu, dolar AS berada di bawah tekanan setelah Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Kamis bahwa klaim pengangguran awal naik lebih dari yang diperkirakan menjadi 298.000 minggu lalu.

Sentimen pada greenback juga rentan karena pasar memantau kemajuan Badai Irma, yang diperkirakan akan melanda Miami pada akhir pekan.

USD / JPY turun 0,65% diperdagangkan pada level terendah 11 bulan di 107,74. Investor tetap waspada di tengah spekulasi Korea Utara bisa meluncurkan rudal balistik antar benua pada hari Sabtu.

Baca Juga:   Dolar Kanada Jatuh Setelah Bank Of Canada Menahan Kebijakan Moneter

Di Jepang, data sebelumnya menunjukkan bahwa produk domestik bruto meningkat sebesar 0,6% pada kuartal kedua, turun dari perkiraan awal 1,0% dan ekspektasi yang mengecewakan untuk tingkat pertumbuhan 0,7%.

GBP / USD naik tipis 0,19% ke level tertinggi lima minggu di 1,3136. Dolar Australia dan Selandia Baru juga meningkat tajam, dengan AUD / USD naik 0,72% pada 0,8105 dan dengan NZD / USD menguat 1,09% menjadi 0,7312.

Data pada hari Jumat menunjukkan bahwa ekspor China meningkat dengan tingkat tahunan sebesar 5,5% bulan lalu dan impor melonjak 13,3%. China merupakan mitra ekspor terbesar Australia dan mitra ekspor kedua terbesar Selandia Baru.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama tertimbang, turun 0,35% pada pukul 91.17 pukul 02:20 pukul 05:20 waktu setempat, level terendah sejak Januari 2015.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply