Menyongsong Voting Brexit, Sterling Melonjak Tajam

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling melesat nyaris 1 persen terhadap Dolar AS dan sempat menyentuh 1.3290 pada awal perdagangan sesi Asia hari Selasa ini (12/Maret), setelah merebak rumor bahwa PM Theresa May berhasil memperoleh konsesi penting dari Uni Eropa dalam proses negosiasi brexit. Saat berita ditulis menjelang akhir sesi, pasangan mata uang GBP/USD telah melandai sekitar setengahnya, tetapi masih bullish pada kisaran level 1.3203.

Sterling Melonjak Tajam Menyongsong Voting Brexit

Pounds bergerak bullish sejak akhir sesi New York, setelah digelarnya sebuah konferensi pers bersama antara Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker dan PM Inggris Theresa May. Dalam event tersebut, PM May mengumumkan bahwa ia telah memperoleh tiga dokumen yang ditujukan untuk menyelesaikan masalah paling kontroversial dalam kesepakatan brexit ini, yaitu perkara perbatasan antara Republik Irlandia dan Irlandia Utara. Hal itu membuat sebagian investor mengira kalau sang PM bisa merancang sebuah kesepakatan brexit yang dapat disetujui oleh Parlemen Inggris sebelum deadline 29 Maret.

“Menyaksikan mereka bersama-sama dalam satu layar, adalah sesuatu yang positif -ada sejumlah gestur tangan di sana dan (sinyal) bekerjasama untuk bergerak maju,” ujar Bart Wakabayashi dari State Street Bank, Tokyo, kepada Reuters. Lanjutnya, “Apabila mereka bisa memecahkan (masalah perbatasan) ke level dimana bisa dilakukan negosiasi atau setidaknya kompromi dua sisi, (maka) jelas nampaknya ada titik terang.”

Baca Juga:   Emas Melemah Meskipun Berita Yellen

Poundsterling juga meroket versus Euro ke posisi terkuatnya sejak pertengahan 2017. Namun, pergerakannya kemudian surut perlahan. Saat ini, pasangan EUR/GBP diperdagangkan sekitar 0.8520.

Pelaku pasar masih perlu mewaspadai kemungkinan kekalahan draft kesepakatan brexit yang diajukan PM Theresa May dalam voting di parlemen hari ini, karena konsesi yang diperoleh dari Uni Eropa tadi belum tentu disukai oleh para anggota parlemen Inggris. Jika mereka memutuskan untuk menolak draft tersebut, maka parlemen akan menggelar voting berikutnya pada hari Kamis dengan pokok bahasan apakah Inggris akan mengajukan permohonan untuk menunda deadline brexit.

Selain voting di parlemen Inggris, perdagangan poundsterling hari ini juga dapat dipengaruhi oleh sejumlah rilis data ekonomi penting. Antara lain data Gross Domestic Product (GDP), produksi manufaktur, dan neraca perdagangan. Ketiganya akan dirilis nyaris serempak pada pertengahan sesi Eropa (pukul 16:30 WIB).

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply