Minim Market Mover, Indeks Dolar AS Terkoreksi Ke Level 96.60

Bonus Welcome Deposit FBS

Minimnya rilis data berdampak tinggi dan peningkatan risiko geopolitik mengakibatkan indeks Dolar AS tergelincir kisaran 96.60 pada perdagangan sesi Eropa hari ini (15/3). Greenback juga cenderung melemah terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya, dengan posisi EUR/USD meningkat 0.20 persen ke level 1.1325 dan AUD/USD menanjak 0.25 persen ke level 0.7082.

Indeks Dolar AS Terkoreksi Ke Level 96.60

Terdapat dua berita geopolitik yang membebani sentimen pasar terhadap Dolar AS hari ini, yaitu berkaitan dengan rencana Presiden AS Donald Trump untuk mendirikan tembok perbatasan AS-Meksiko, serta perundingan damai dengan Korea Utara.

Pada sesi New York, Senat AS meloloskan resolusi untuk memblokir deklarasi darurat nasional-nya Trump dengan hasil voting 59-41 berkat dukungan penuh oleh para senator dari partai Demokrat dan 12 senator partai Republik. Menanggapi resolusi tersebut, Trump langsung menyerukan “Veto!” melalui akun Twitter-nya. Hal ini memercikkan ketegangan kembali antara parlemen AS dan sang presiden, karena kubu Demokrat telah berikrar akan melawan veto Trump.

Dalam catatan berbeda, Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Choe Son Hui, mengatakan bahwa negerinya tengah mempertimbangkan untuk menghentikan perundingan mengenai denuklirisasi dengan Amerika Serikat. Sebagaiman dikutip oleh kantor berita TASS, Choe mengatakan, “Kami tak punya keinginan untuk tunduk pada tuntutan AS (yang disampaikan pada pertemuan Hanoi) dalam bentuk apapun, dan kami juga tak bersedia untuk terlibat dalam negosiasi seperti ini.”

Baca Juga:   Ketegangan Selat Hormuz Dukung Dolar Kanada Menguat

Menurutnya, AS telah menyia-nyiakan sebuah kesempatan emas dalam pertemuan Hanoi, dan Kim Jong-Un kemungkinan akan melanjutkan uji coba misil. Sang pemimpin tertinggi Korea Utara akan menyampaikan pengumuman lebih lanjut mengenai perundingan damai dengan Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Perkembangan kedua masalah itu akan terus dipantau oleh pelaku pasar. Apabila ada kabar yang cukup signifikan, maka bisa jadi berpengaruh pula terhadap pergerakan Greenback berikutnya.

Selain itu, beberapa data ekonomi AS yang akan dipublikasikan nanti malam juga bakal jadi sorotan. Antara lain data JOLTS Job Openings, indeks sentimen konsumen University of Michigan, produksi industri dan manufaktur, serta indeks manufaktur NY Empire State. Secara khusus, JOLTS Job Openings diperkirakan turun tipis dari 7.335 Juta menjadi 7.310 Juta, dan angka di luar ekspektasi bisa memengaruhi nilai tukar Dolar AS.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply