Notulen Rapat ECB Netral, Euro Bangkit Ke Tertinggi Dua Pekan

Bonus Welcome Deposit FBS

Euro naik sekitar 0.15 persen ke kisaran tertinggi dua pekan pada level 1.1350 terhadap Dolar AS, di awal perdagangan sesi New York hari Kamis ini (21/2). Pasangan mata uang EUR/USD sempat tergelincir akibat rilis data PMI Manufaktur Zona Euro yang meleset dari ekspektasi pada sesi Eropa, tetapi kemudian beranjak lagi karena publikasi notulen rapat ECB yang bernada netral dan komentar sejumlah pejabat bank sentral AS yang bernuansa dovish.

Euro Bangkit Ke Tertinggi Dua Pekan

Lembaga riset IHS Markit melaporkan bahwa Purchasing Managers’ Index (PMI) preliminer untuk sektor Manufaktur berubah dari ekspansif menjadi berkontraksi dalam bulan ini. Pasalnya, angka indeks merosot dari 50.5 menjadi 49.2. Namun, laporan ini diimbangi oleh data PMI komposit yang meningkat dari 51.0 menjadi 51.4, serta PMI sektor Jasa yang naik dari 51.2 menjadi 52.3 dalam periode yang sama.

Sementara itu, notulen rapat kebijakan moneter ECB yang dipublikasikan beberapa jam kemudian. Notulen mengungkapkan bahwa meski bank sentral itu mengkhawatirkan kondisi ekonomi, tetapi butuh waktu lebih lama untuk melakukan penilaian dan mempertimbangkan perlunya perubahan kebijakan.

Baca Juga:   Saham CKRA SENIN 04/06/2018 ( BERITA SAHAM )

Dalam sebuah catatan yang dikutip oleh FXStreet, Carsten Brzeski, pimpinan ekonom ING, mengatakan, “Dengan kelegaan (sementara) hari ini dari indikator ekonomi, situasi di Zona Euro nampaknya tak cukup parah bagi ECB untuk mengumumkan perubahan kebijakan pada rapat bulan Maret.”

Lanjutnya lagi, “Walaupun beberapa komentar terbaru dari pejabat senior ECB membangkutkan spekulasi mengenai sejumlah perubahan dalam rapat Maret, tetapi kami kira ECB akan tetap waspada tapi belum akan bertindak apa-apa.”

Pernyataan Brezski tersebut merujuk pada beberapa pernyataan anggota rapat ECB sebelumnya yang mengindikasikan kemungkinan akan dibahasnya program TLTRO baru. TLTRO adalah sebuah paket kebijakan non-konvensional yang biasa diluncurkan ECB sebagai salah satu upaya untuk melonggarkan likuiditas perbankan.

Berdasarkan sejumlah pertimbangan tersebut, notulen ECB berdampak relatif netral terhadap nilai tukar Euro. Selain menguat versus Greenback, Euro juga tetap sideways terhadap Poundsterling. Sebaliknya, Dolar AS justru dihantam oleh pernyataan dua pejabat tinggi bank sentralnya yang mengisyaratkan kalau Federal Reserve akan menghentikan kenaikan suku bunga sama sekali dalam tahun ini.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply