Notulen Rapat RBA Gagal Mendongkrak Dolar Australia

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang AUD/USD masih tertekan dekat kisaran terendah tahun ini, meskipun notulen rapat bank sentral Australia (RBA) terbaru menunjukkan keengganan untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Saat berita ditulis pada awal sesi Eropa (20/8), AUD/USD diperdagangkan pada kisaran 0.6776, walaupun AUD/NZD menanjak sekitar 0.25 persen ke level 1.0576.

Notulen rapat RBA hanya mengulangi kembali sejumlah pernyataan kebijakan mereka sebelumnya. Pertama, suku bunga kemungkinan akan tetap rendah untuk “periode waktu yang lebih lama”. Kedua, RBA bersedia melakukan pemangkasan suku bunga lagi jika dinilai perlu, tetapi mereka akan lebih dahulu memantau perkembangan ekonomi dalam dan luar negeri.

Suku bunga RBA telah dipangkas hingga rekor terendah baru pada 1 persen pada bulan Juli lalu, dan pelaku pasar memperkirakan akan dilakukan dua kali pemangkasan suku bunga lagi hingga awal tahun 2020. Akan tetapi, RBA menekankan bahwa kondisi pasar tenaga kerja merupakan salah satu pertimbangan utama dalam penyusunan kebijakan, dan posisi ketenagakerjaan Australia masih relatif kuat hingga saat ini. Dengan kata lain, ekspektasi pemangkasan suku bunga bisa jadi surut jika penciptaan lapangan kerja terus meningkat di negeri Kanguru.

Baca Juga:   Outlook Mingguan GBP / USD : 16 - 20 Februari 2015

Sementara itu, pelaku pasar memperkirakan pula bahwa bank sentral bakal terpaksa memangkas suku bunga untuk menanggulangi perlambatan ekonomi global yang dapat berpengaruh buruk terhadap permintaan komoditas Australia dari luar negeri. Akan tetapi, notulen RBA malah mencatat bahwa pelemahan Dolar Australia bisa mendukung sektor ekspor dan pariwisata.

Minimnya katalis yang muncul dari notulen rapat RBA membuat pelaku pasar berpaling ke jadwal konferensi Jackson Hole, Wyoming, di akhir pekan. Dalam kesempatan tersebut, para petinggi bank sentral dunia bakal menyampaikan pidato mereka, termasuk Ketua Fed Jerome Powell dan Gubernur RBA Philip Lowe.

David Cottle dari DailyFX mencatat, “Aussie pada grafik harian masih dalam sebuah makrokosmos dari aksi aset-aset berisiko yang lebih luas. Mata uang ini telah meningkat sedikit dari level terendah penting awal bulan ini yang tersentuh karena kekhawatiran mengenai perdagangan dan resesi menggeluti pasar global lagi. (Namun) pasangan (AUD/USD) ini menetap dalam pola menyamping tempatnya kemungkinan akan terus tinggal, setidaknya hingga pasar menilai apa yang didengar dari Wyoming.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply