NZD/USD Meroket Berkat Pengumuman Fed dan Data GDP

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang NZD/USD melonjak sekitar 0.75 persen ke atas ambang 0.6580 pada awal sesi Eropa hari Kamis ini (20/6) dan mencetak level tertingginya dalam lebih dari sepekan. Apresiasi Kiwi dilandasi oleh pengumuman bank sentral AS yang lebih dovish, serta laporan Gross Domestic Product (GDP) New Zealand yang lebih baik dari ekspektasi. Saat berita ditulis, AUD/NZD juga merosot 0.2 persen ke level 1.0505.

NZD/USD Meroket Berkat Pengumuman Fed dan Data GDP

Dalam pengumumannya hasil rapat FOMC tadi pagi, Federal Reserve menyatakan akan membiarkan suku bunga tetap untuk saat ini, tetapi mengakui bahwa alasan untuk memangkas suku bunga sudah bertambah. Pernyataan Fed tersebut membuat pelaku pasar meningkatkan ekspektasi mereka untuk pengumuman pemangkasan suku bunga Fed bulan depan.

Selaras dengan ekspektasi itu, Greenback menghadapi aksi jual pesat terhadap mata uang mayor lain, termasuk Dolar New Zealand. Penguatan NZD/USD semakin menajam setelah badan statistik New Zealand melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal I/2019 lebih tinggi dibandingkan ekspektasi bank sentral. Laju pertumbuhan GDP New Zealand mencapai 0.6 persen (Quarter-over-Quarter), selaras dengan estimasi awal. Namun, laju GDP tahunan direvisi naik menjadi 2.5 persen (Year-on-Year).

Baca Juga:   Indeks Dolar Menyentuh Level Terendah 2 Bulan Setelah US GDP

Berikutnya, pelaku pasar akan menggeser perhatian kepada KTT G20 yang bakal digelar akhir bulan ini. Meski sentimen pasar sempat membaik awal pekan ini setelah China mengonfirmasi rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, tetapi ekspektasi akan tercapainya suatu hasil positif cenderung minim.

Jason Wong, pakar strategi dari BNZ, menyampaikan bahwa mereka memangkas forecast NZD untuk paruh kedua tahun ini gegara eskalasi perang dagang AS-China. Katanya, “Proyeksi kami untuk pemulihan NZD pada paruh kedua (tahun 2019) asalnya dibuat akhir tahun lalu, didasarkan pada kemungkinan pelemahan umum USD bersama pelonggaran tekanan konflik dagang AS-China. (Namun) kami sekarang melepas asumsi kami kalau perang dagang AS-China akan diselesaikan dalam waktu dekat.”

Ia juga menilai bank sentral New Zealand masih mungkin memangkas suku bunga sebanyak satu kali lagi tahun ini. Selain itu, outlook Dolar New Zealand dibebani oleh kemungkinan kejatuhan harga produk Dairy menjelang akhir tahun.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply