OPEC Siap Gelar Rapat Luar Biasa, Dolar Kanada Ancang-Ancang Rebound

Bonus Welcome Deposit FBS

Pada awal perdagangan sesi Eropa hari Rabu ini (26/12), pasangan mata uang USD/CAD masih bergerak di kisaran tertinggi sejak bulan Mei 2017. Namun demikian, Dolar Kanada nampaknya ambil ancang-ancang untuk rebound di tengah pelemahan Dolar AS akibat eskalasi ketegangan politik di Washington. Walau harga minyak yang menjadi komoditas ekspor utama Kanada masih sangat rendah, tetapi mulai muncul optimisme seiring dengan rencana pemangkasan output yang dilaksanakan oleh OPEC.

Dolar Kanada Ancang-Ancang Rebound

Organisation of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) telah mengumumkan rencana pemangkasan produksi bersama dengan Rusia dan 9 negara produsen lainnya, beberapa pekan lalu. Disepakati pemangkasan sebesar 1.2 juta barel per hari, dengan jatah OPEC sebesar 800,000 barel per hari. Namun, hingga kini harga minyak masih loyo.

Saat berita ditulis, harga minyak Brent masih parkir di kisaran terendah sejak Agustus 2017 pada angka USD50-an per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) ambruk di kisaran USD42 per barel.

Sehubungan dengan itu, kartel minyak terbesar dunia ini bersiap-siap untuk menggelar rapat lagi untuk menyusun langkah-langkah guna mendongkrak harga minyak. Dalam sebuah konferensi pers di Kuwait, menteri perminyakan Uni Emirat Arab, Suhail al-Mazrouei, mengungkapkan ada kemungkinan untuk memperpanjang periode pemangkasan produksi yang awalnya direncanakan hanya berlaku selama empat bulan mulai Januari mendatang.

Baca Juga:   Outlook Mingguan GBP / USD : 19 - 23 Mei 2014

“Bagaimana bila pemangkasan 1.2 juta barel itu kurang memadai? Saya beritahu Anda bahwa jika tidak (memadai), kami akan mengadakan rapat dan melihat apa yang kurang dan kami akan melakukannya,” ujar Mazrouei. Lanjutnya lagi, “Rencana (untuk memangkas produksi minyak) telah dipelajari secara teliti, tetapi jika tidak berfungsi maka kami di selalu punya kekuatan di OPEC untuk mengadakan rapat luar biasa. Apabila kami haris memperpanjangnya untuk enam bulan (lagi), kami akan melakukannya… Saya jamin bahwa perpanjangan tidak jadi masalah.”

Kekhawatiran OPEC nampaknya beralasan. Namun, sejumlah analis menilai bahwa harga minyak kemungkinan baru akan stabil pada awal tahun 2019, setelah pemangkasan produksi menunjukkan efeknya. Menurut Argus Media, harga Brent kemungkinan akan mencapai USD65 per barel pada kuartal pertama 2019.

Relevansi harga minyak mentah bagi Dolar Kanada cukup besar, karena komoditas energi merupakan ekspor utama negeri ini. Tak hanya itu, industri migas juga menyangkut kesejahteraan ribuan karyawan dan negara bagian.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply