Optimisme Pasar Terhadap Dolar Berkurang Pasca Rilis JOLTs

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar AS mengawali perdagangan hari (9/7) dengan reli versus sebagian besar mata uang mayor. Namun, posisi indeks Dolar AS (DXY) terkoreksi tipis pada awal sesi New York ke kisaran 97.47 setelah sempat mencapai rekor harian tertinggi 97.59. Pasalnya, data hasil survei JOLTs Job Openings memercikkan keraguan mengenai kondisi sektor ketenagakerjaan AS dan kebijakan bank sentral berikutnya. Minimnya aktivitas pasar menjelang pidato ketua Fed Jerome Powell juga mengakibatkan berkurangnya fluktuasi dan transaksi di pasar keuangan.

Optimisme Pasar Terhadap Dolar Berkurang Pasca Rilis JOLTs

US Bureau of Labor Statistics melaporkan bahwa pembukaan lapangan kerja menurun dari 7.372 Juta menjadi 7.323 Juta pada periode Mei 2019, dikarenakan perlambatan industri transportasi dan konstruksi. Secara keseluruhan, pembukaan lapangan kerja di negeri Paman Sam berkurang dari 4.7 persen menjadi 4.6 persen.

Minggu lalu, data Non-farm Payroll yang terhitung positif, telah melonjakkan nilai Dolar AS di pasar mata uang. Akan tetapi, laporan yang sama memuat pula bahwa laju pertumbuhan gaji telah mengendur dan tingkat pengangguran naik sejengkal. Laporan JOLTs ini menyadarkan pasar bahwa indikator AS selain NFP telah mensinyalkan perlambatan ekspansi ketenagakerjaan dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga:   Outlook Mingguan Harga Emas / Perak / Tembaga : 13 - 18 November 2017

Berikutnya, pelaku pasar akan memantau testimoni Ketua Fed Jerome Powell di hadapan Kongres AS pada hari Rabu dan Kamis. Bank sentral yang dipimpinnya kini diprediksi hanya akan memotong bunga sebanyak 25 basis poin pada akhir bulan ini, alih-alih 50 basis poin sebagaimana diperkirakan sebelumnya. Komentar Powell bisa membangun sentimen pasar menuju pemangkasan suku bunga lebih besar maupun lebih kecil, tergantung bagaimana penilaiannya terhadap kondisi ekonomi AS terkini.

“Ada terlalu banyak posisi short terhadap Dolar yang telah terbangun (dan perlu dikurangi) sebelum testimoni Powell,” kata Yukio Ishizuki dari Daiwa Securities mengenai apresiasi Dolar AS hari ini.

Arah pergerakan USD berikutnya belum tentu melanjutkan reli bullish awal pekan. Sebagian analis menilai kalau Powell akan mempertahankan nada bahasa yang ambigu dalam pidatonya, sementara sebagian yang lain khawatir kalau-kalau ia akan dipaksa membuat pernyataan eksplisit saat dicecar oleh para wakil rakyat AS.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply