Outlook FOREX Mingguan : 15 – 19 Januari 2018

Bonus Welcome Deposit FBS

INV – Euro menguat ke posisi tertinggi lebih dari tiga tahun terhadap dolar pada hari Jumat karena mata uang tunggal didorong oleh harapan bahwa Bank Sentral Eropa akan mulai mengurangi program stimulus moneternya yang besar tahun ini.

EUR / USD naik 1,37% pada 1,2197 akhir Jumat, level tertinggi sejak Desember 2014. Untuk minggu ini mata uang tunggal naik 1,33%. Euro menguat secara luas setelah risalah rapat ECB bulan Desember mengatakan bahwa para pejabat dapat mempertimbangkan peralihan panduan kebijakan bertahap mulai awal 2018.

Setiap perubahan pada pedoman bank kemungkinan akan dilihat oleh investor sebagai indikasi bahwa pembuat kebijakan sedang bersiap untuk mulai mengurangi program stimulus pembelian obligasi mereka.

Risalah tersebut juga menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan melihat “ekspansi ekonomi yang terus berlanjut dan terus mandiri.”

Euro mendapat dorongan tambahan setelah Kanselir Jerman Angela Merkel bergerak mendekati pembentukan pemerintah koalisi, yang berpotensi menghapus elemen risiko politik untuk zona euro.

Euro yang lebih kuat membebani dolar, mengirimkan indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap keranjang berbobot enam mata uang utama, turun 1,13% menjadi 90,62, tingkat terendah sejak Januari 2015.

Baca Juga:   Aussie, Kiwi Bergerak Lebih Rendah Terhadap Dolar AS

Sebuah langkah kuat yang lebih tinggi di sterling juga menekan dolar lebih rendah. GBP / USD melonjak 1,39% menjadi 1,3725 akhir Jumat, terbesar sejak Juni 2016. Pound meningkat lebih tinggi dengan sebuah laporan bahwa Belanda dan Spanyol terbuka terhadap kesepakatan bagi Inggris untuk tetap sedekat mungkin ke Uni Eropa setelah Brexit.

Langkah kuat menguat di euro dan pound berarti bahwa dolar gagal mendapatkan momentum dari data pada hari Jumat yang menunjukkan bahwa harga konsumen AS yang mendasari mencatat kenaikan terbesar mereka dalam 11 bulan di bulan Desember, menambah ekspektasi inflasi akan meningkat tahun ini.

Dolar turun ke posisi terendah satu setengah bulan terhadap yen, dengan USD / JPY turun 0,19% menjadi 111,06 pada akhir perdagangan.

Pada minggu yang dipersingkat liburan ke depan, kalender ekonomi AS akan menjadi ringan, dengan sebuah laporan mengenai sektor perumahan diharapkan dapat menarik perhatian paling besar.

China dijadwalkan untuk merilis data pertumbuhan kuartal keempat yang akan diawasi ketat, sementara di Eropa investor akan menunggu data inflasi bulanan untuk menilai seberapa cepat ECB dapat mulai melepaskan program pembelian asetnya.

Baca Juga:   Pound Melompat Ke Sesi Tertinggi Di Pernyataan Carney

Senin, 15 Januari

Pasar keuangan di AS tetap ditutup untuk liburan Martin Luther King Day.

Selasa, 16 Januari

Selandia Baru akan merilis data kepercayaan bisnis.

Inggris akan merilis data inflasi untuk bulan Desember.

AS akan mempublikasikan data aktivitas manufaktur di wilayah New York.

Ketua Bank Nasional Swiss Thomas Jordan akan berbicara di sebuah acara di Zurich.

Rabu, 17 Januari

Zona euro akan menghasilkan data inflasi yang direvisi.

AS akan melaporkan produksi industri.

Bank of Canada mengumumkan suku bunga acuan dan menerbitkan pernyataan tingkat yang menguraikan kondisi ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan kebijakan moneter. Pengumuman tersebut harus diikuti oleh sebuah konferensi pers.

Presiden Fed Cleveland Loretta Mester akan berbicara di sebuah acara di New Jersey.

Kamis, 18 Januari

Australia akan menerbitkan laporan pekerjaan terbarunya.

China akan merilis serangkaian data termasuk data pertumbuhan ekonomi kuartal keempat, produksi industri dan investasi aset tetap.

AS juga menerbitkan serangkaian data, termasuk laporan tentang izin mendirikan bangunan, mulai perumahan, klaim pengangguran dan aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia.

Baca Juga:   BERITA SAHAM SELASA 06/08/2019 - LELANG SBSN SERAP DANA SEBESAR Rp8,03 TRILIUN

Jumat, 19 Januari

Selandia Baru akan merilis laporan aktivitas manufaktur.

Inggris melaporkan penjualan eceran.

Kanada mempublikasikan data penjualan manufaktur dan pembelian surat berharga asing.

AS akan mengumpulkan minggu ini dengan data awal tentang sentimen konsumen.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply