Outlook FOREX Mingguan : 16 – 20 Oktober 2017

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar berfluktuasi terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada hari Jumat setelah data inflasi konsumen campuran mendung perkiraan kenaikan suku bunga lain oleh Federal Reserve dalam beberapa bulan mendatang.

Harga konsumen naik 0,5% bulan lalu setelah menguat 0,4% pada Agustus Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada hari Jumat. Para ekonom memperkirakan kenaikan 0,6%.

Itu adalah kenaikan terbesar dalam delapan bulan, namun terutama didorong oleh kenaikan harga bensin setelah angin topan menghantam inflasi di AS bagian selatan tetap terjaga.

Laporan tersebut muncul setelah risalah rapat Fed bulan September yang dipublikasikan pada hari Rabu menunjukkan “banyak peserta menyatakan prihatin bahwa pembacaan inflasi yang rendah tahun ini mungkin tidak hanya mencerminkan faktor sementara, namun juga pengaruh perkembangan yang dapat terbukti lebih gigih.”

Data tersebut memperkirakan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember untuk ketiga kalinya tahun ini.

Ekspektasi bahwa suku bunga AS akan naik membantu mendukung dolar dengan membuat aset AS lebih menarik bagi investor yang mencari hasil.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, sedikit berubah pada 93,62 pada akhir Jumat, setelah jatuh ke posisi terendah lebih dari dua minggu di 92,59 di awal sesi. Dolar berakhir melemah terhadap yen, dengan USD / JPY turun 0,43% menjadi 111,80.

Euro mendapat sentuhan lebih rendah, dengan EUR / USD mencelupkan ke 1,1822 pada akhir perdagangan setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa zona euro masih membutuhkan stimulus moneter yang substansial karena inflasi tetap diredam.

Sterling menguat di tengah harapan bahwa Inggris dapat ditawarkan kontrak transisi dua tahun Brexit. GBP / USD menguat 0,2% menjadi 1,3287 akhir Jumat dan berakhir pekan ini naik 1,7% setelah mengalami minggu terburuk dalam lebih dari satu tahun di minggu sebelumnya.

Dalam minggu depan, investor akan melihat data perumahan AS untuk menilai dampak ekonomi dari badai yang melanda bagian selatan AS bulan lalu. Data hari Kamis tentang pertumbuhan China kuartal ketiga akan diawasi ketat untuk mengetahui kesehatan ekonomi terbesar kedua di dunia.

Data inflasi Inggris pada hari Selasa juga akan menjadi fokus di tengah spekulasi mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Bank of England segera setelah bulan depan.

Senin 16 Oktober

China akan merilis data inflasi.

Kanada akan melaporkan pembelian sekuritas asing dan bank sentral negara tersebut akan menerbitkan survei prospek bisnisnya.

AS akan merilis data aktivitas manufaktur di wilayah New York.

Selasa 17 Oktober

Selandia Baru akan merilis data inflasi konsumen.

Reserve Bank of Australia akan mempublikasikan risalah pertemuan kebijakan terbaru.

Inggris akan merilis data inflasi. Kemudian pada hari itu, Gubernur Bank of England Mark Carney akan hadir di hadapan Komite Memilih Treasury, di London.

ZEW Institute akan melaporkan sentimen ekonomi Jerman.

Zona euro akan merilis data inflasi yang direvisi.

AS akan merilis angka produksi industri dan harga impor.

Rabu, 18 Oktober

Presiden ECB Mario Draghi akan menyampaikan pidato pembukaan di konferensi bank di Frankfurt.

Inggris mempublikasikan laporan ketenagakerjaan terbarunya.

AS merilis untuk melepaskan data tentang izin mendirikan bangunan dan mulai perumahan.

Kamis, 19 Oktober

Australia akan menerbitkan laporan pekerjaan terbaru serta data sektor swasta mengenai kepercayaan bisnis.

China akan merilis data pertumbuhan PDB kuartal ketiga bersamaan dengan laporan investasi aset tetap dan produksi industri.

Inggris melaporkan penjualan eceran.

AS akan merilis laporan mingguan tentang klaim pengangguran dan data aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia.

Jumat, 20 Oktober

Inggris akan merilis data tentang pinjaman sektor publik.

Kanada melaporkan penjualan ritel dan inflasi.

AS merilis akan mengumpulkan data dengan data penjualan rumah yang ada.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply