Outlook Mingguan AUD / USD : 23 – 27 Juni 2014

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Australia jatuh dari level tertinggi satu minggu terhadap mitra AS pada Jumat, karena kekhawatiran atas kekerasan yang meningkat di Irak mengurangi permintaan untuk aset berisiko.

AUD / USD mencapai 0,9430 pada hari Kamis, pasangan tertinggi sejak 12 Juni, sebelum kemudian konsolidasi pada 0,9390 dengan penutupan perdagangan pada hari Jumat, turun 0,09% untuk hari dan 0,12% lebih rendah untuk minggu ini. Pasangan ini cenderung untuk mencari support di 0,9320, rendahnya dari 18 Juni dan resistance pada 0,9430, tinggi dari bulan Juni 19.

Para pelaku pasar terus memantau peristiwa di Irak, saat pasukan pemerintah bertempur dengan militan Sunni untuk mengendalikan kilang 300.000 barel per hari di bagian timur laut negara itu, memicu kekhawatiran atas gangguan pasokan global.

Presiden AS Barack Obama mengatakan Kamis ia akan mengirim 300 anggota pasukan khusus operasi ke Irak dan menambahkan ia siap untuk mengambil “target” aksi militer nanti jika dianggap perlu.

Aussie rally ke level tertinggi satu minggu terhadap greenback pada hari Kamis setelah Federal Reserve tidak memberikan indikasi ketika suku bunga bisa mulai naik pada akhir pertemuan dua hari pada Rabu. Selain itu, perkiraan Fed dimana suku bunga bisa mencapai dalam jangka panjang turun dari 4% menjadi 3,75%.

Baca Juga:   ECB Dihadapkan Oleh Bank Keluar Pengujian, Ancaman Untuk Pemulihan

Bank sentral memangkas pembelian obligasi sebesar $ 10 miliar per bulan, menjadi US $ 35 miliar mengatakan ada “kekuatan yang mendasari yang cukup” dalam ekonomi AS untuk terus meruncing.

Meskipun demikian, The Fed menurunkan proyeksi untuk pertumbuhan tahun ini ke kisaran 2,1% sampai 2,3% 2,8-3,0% sebelumnya, karena “kontraksi yang tak terduga” pada kuartal pertama akibat musim dingin yang luar biasa keras. The Fed mengakui kenaikan ini dalam inflasi dan penurunan pengangguran, namun Ketua Janet Yellen mengatakan ada rumus berada di tempat ketika suku bunga akan mulai bangkit.

Dalam minggu mendatang, pelaku pasar akan fokus pada kepercayaan konsumen AS, pesanan barang tahan lama dan data penjualan rumah untuk indikasi lebih lanjut pada kekuatan ekonomi.

Senin, 23 Juni

China merilis untuk mempublikasikan pembacaan awal indeks manufaktur HSBC.

AS merilis untuk data awal pada aktivitas manufaktur dan data sektor swasta pada penjualan rumah yang ada.

Selasa, 24 Juni

AS merilis data sektor swasta pada kepercayaan konsumen, serta laporan penjualan rumah baru.

Baca Juga:   BERITA SAHAM SENIN 16/09/2019 - CIMB NIAGA RESMIKAN DIGITAL LOUNGE @CAMPUS DI ITB

Rabu, 25 Juni

AS merilis untuk mempublikasikan data pesanan barang tahan lama, serta data direvisi pada pertumbuhan kuartal pertama.

Kamis, 26 Juni

AS merilis untuk data pendapatan pribadi dan pengeluaran, serta data inflasi terkait dengan pengeluaran pribadi.

27 Juni

AS merilis untuk mengumpulkan minggu dengan data revisi sentimen konsumen.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply