Outlook Mingguan USD / JPY : 08 – 12 Desember 2014

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar naik menjadi puncak tujuh tahun baru terhadap yen pada hari Jumat setelah data menunjukkan bahwa ekonomi AS menambahkan pekerjaan pada tingkat tercepat dalam hampir tiga tahun bulan lalu menggarisbawahi divergen stance kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank of Japan.

Ekonomi AS menambah 321.000 pekerjaan pada bulan November Departemen Tenaga Kerja mengatakan, jauh lebih besar dari perkiraan 225.000 oleh para ekonom dan peningkatan bulanan terbesar dalam hampir tiga tahun. Angka September direvisi naik ke 243.000 dari 214.000 dilaporkan sebelumnya dan tingkat pengangguran tetap tidak berubah pada level terendah enam tahun 5,8%.

USD / JPY mencapai puncak 121,69, tertinggi sejak Juli 2007 dan berada di 121,43 pada akhir perdagangan, 1,38% lebih tinggi untuk hari. Untuk minggu ini, pasangan melonjak 2,17%.

Pekerjaan yang sangat kuat laporan mendorong pasar untuk membawa ke depan harapan untuk kenaikan pertama dalam suku bunga AS sampai pertengahan 2015 dari September 2015 menjelang data. Sebaliknya, BoJ secara tak terduga memperluas program stimulus pada akhir Oktober.

Baca Juga:   Outlook Mingguan EUR / USD : 11 - 15 Mei 2015

Yen tetap melemah setelah media Jepang melaporkan hari Kamis bahwa pemerintah koalisi Perdana Menteri Shinzo Abe bisa mempertahankan mayoritas di majelis rendah parlemen dalam pemilu yang dijadwalkan akan digelar pada 14 Desember.

Abe membubarkan parlemen bulan lalu, membuka jalan bagi pemilihan umum untuk mencari mandat baru untuk kebijakan ekonomi, yang menyerukan yen yang lebih lemah. Keputusan itu muncul setelah Ekonomi Jepang tiba-tiba jatuh ke dalam resesi pada kuartal ketiga.

Euro naik ke level tertinggi enam tahun terhadap yen pada hari Jumat, dengan EUR / JPY di 149,23 pada akhir perdagangan. Mata uang tunggal didorong setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan hari Kamis bahwa mereka tidak akan memulai pelonggaran kuantitatif untuk saat ini, mengatakan bank akan menilai kembali program stimulus pada kuartal pertama tahun 2015.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, mencapai puncak 89.50, level terkuat sejak Maret 2009 dan berakhir hari sampai 0,82% menjadi 89,39.

Baca Juga:   Saham RELI RABU 06/06/2018 ( ANALISA FOREX )

Dalam seminggu ke depan investor akan menunggu data AS Kamis penjualan ritel dan klaim pengangguran dan laporan Jumat sentimen konsumen untuk indikasi lebih lanjut tentang kekuatan pemulihan ekonomi. Jepang adalah untuk mempublikasikan data revisi pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga pada hari Senin.

Senin, 8 Desember

Jepang merilis data akhir pada produk domestik bruto kuartal ketiga dan laporan transaksi berjalan.

Rabu, 10 Desember

Jepang merilis untuk melaporkan indeks manufaktur BSI nya.

Kamis, 11 Desember

Jepang merilis data pesanan mesin inti dan aktivitas industri tersier.

AS akan merilis data penjualan ritel, ukuran pemerintah belanja konsumen, serta laporan mingguan klaim pengangguran.

Jumat, 12 Desember

AS merilis untuk mengumpulkan minggu dengan data harga produsen dan laporan awal pada sentimen konsumen.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply