Outlook Mingguan USD / JPY : 16 – 20 Juni 2014

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar AS bergerak lebih tinggi terhadap yen pada Jumat karena kekhawatiran atas kekerasan yang meningkat di Irak memicu permintaan safe haven sementara harapan tinggi untuk lebih stimulus dari Bank of Japan membebani yen.

USD / JPY naik 0,28% menjadi 101.99 pada akhir Jumat dari 101,59 pada hari Kamis. Untuk minggu ini, pasangan ini turun 0,49%. Pasangan ini adalah mungkin untuk menemukan support di 101,59, Kamis rendah dan resistance di 102.50.

Kekhawatiran atas pemberontakan Sunni yang sedang berlangsung di Irak memukul sentimen pasar pada hari Jumat, di tengah kekhawatiran atas dampak dari berkurangnya pasokan minyak pada pertumbuhan global. meningkatnya kekerasan di Irak dibayangi laporan yang menunjukkan bahwa sentimen konsumen AS tak terduga memburuk pada bulan Juni.

Pembacaan awal dari University of Michigan indeks sentimen konsumen untuk bulan Juni datang di 81,2, turun dari 81,9 pada bulan Mei, harapan untuk uptick ke 83,0 hilang.Sebelumnya Jumat, Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneter yang stabil dan menunjukkan bahwa ekonomi berada di jalur untuk memenuhi target inflasi tahun depan tanpa pelonggaran moneter tambahan.

Baca Juga:   SAHAM PANS SENIN 26/03/2018 (BERITA SAHAM)

Bank sentral mengatakan ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda telah lapuk kenaikan pajak penjualan yang mulai berlaku pada tanggal 1 April dan menambahkan bahwa diharapkan pemulihan lembut untuk melanjutkan.

Analis tetap khawatir bahwa perlambatan pertumbuhan pada kuartal kedua bisa mendorong pelonggaran tambahan oleh BoJ. Di tempat lain, euro menguat terhadap yen pada hari Jumat, dengan EUR / JPY naik 0,26% menjadi 138,18, tidak jauh dari level terendah empat bulan dari 137,71 melanda di sesi sebelumnya. Untuk minggu ini, pasangan ini kehilangan 0,81%.

Mata uang tunggal telah melemah secara luas sejak Bank Sentral Eropa memangkas suku ke rekor terendah awal bulan ini, dalam rangka memerangi ancaman inflasi masih rendah di kawasan euro.

Pada minggu ke depan, investor akan fokus pada hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve Rabu, sementara pidato Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda pada hari Jumat juga akan diawasi ketat.

Senin, 16 Juni

AS merilis untuk menghasilkan data produksi industri dan aktivitas manufaktur di Empire State.

Baca Juga:   GBP / USD 29 Januari 2015 Hampir Tidak Berubah Menjelang Pernyataan FOMC

Selasa, 17 Juni

AS merilis untuk menghasilkan data housing starts, izin bangunan dan harga konsumen.

Rabu, 18 Juni

BoJ merilis untuk mempublikasikan menit dari pertemuan kebijakan terbaru, yang mengandung wawasan berharga kondisi ekonomi dari sudut pandang bank.

Jepang juga merilis data neraca perdagangan, perbedaan nilai antara impor dan ekspor.

Kemudian Rabu, Federal Reserve mengumumkan suku bunga federal fund dan mempublikasikan pernyataan laju. Pengumuman itu akan diikuti dengan konferensi pers dengan Ketua Fed Janet Yellen.

Kamis, 19 Juni

AS merilis untuk mempublikasikan laporan mingguan klaim pengangguran awal serta laporan aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia.

Jumat, 20 Juni

Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda merilis untuk berbicara di sebuah acara di Tokyo; komentarnya akan diawasi ketat.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply