Outlook Mingguan USD / JPY : 18 – 22 Agustus 2014

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar AS mengakhiri sesi Jumat melemah terhadap yen safe haven tradisional seperti meningkatnya ketegangan di Ukraina memicu aksi jual pada aset berisiko.

USD / JPY menyentuh posisi terendah sesi 102,14 dan terakhir turun 0,09% ke 102,35 pada akhir Jumat. Pasangan ini cenderung untuk mencari support di sekitar 101,95 level dan resistance di sekitar 102,90. Sentimen pasar terpukul menyusul laporan bahwa militer Ukraina menyerang dan menghancurkan sejumlah kendaraan lapis baja yang memasuki negara itu dari Rusia.

Dolar mendapat dukungan akhir Jumat setelah data menunjukkan bahwa produksi industri AS naik pada tingkat yang lebih cepat dari yang diperkirakan pada bulan Juli. Data resmi menunjukkan bahwa output industri naik 0,4% pada bulan Juli, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan 0,3%. Pertumbuhan output untuk Juni direvisi naik menjadi 0,4%.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa harga produsen AS melambat menjadi 0,1% di bulan Juli dari 0,4% bulan sebelumnya. Yen melemah terhadap euro, dengan EUR / JPY naik 0,18% ke 137,16 pada akhir Jumat.

Baca Juga:   Dolar AS Makin Tertekan Karena Kejatuhan Yield Obligasi

Mata uang tunggal melayang lebih tinggi di tengah ekspektasi stimulus baru dari Bank Sentral Eropa menyusul data pada hari Kamis menunjukkan bahwa ekonomi zona euro mengalami stagnasi pada kuartal kedua.

Laporan itu muncul satu hari setelah data resmi menunjukkan bahwa ekonomi Jepang mengalami kontraksi tahunan oleh 6,8% pada kuartal kedua, sebagai akibat dari kenaikan pajak penjualan yang mulai berlaku pada tanggal 1 April Ekonom telah memperkirakan kontraksi 7,1%.

Pada minggu ke depan, investor akan melihat ke depan untuk menit Rabu dari pertemuan terakhir Federal Reserve, sementara Jepang akan merilis data perdagangan. Pengamat pasar juga akan mengamati pidato oleh kepala bank sentral di simposium ekonomi tahunan karena berlangsung di Jackson Hole, dimulai pada hari Kamis.

Senin, 18 Agustus

AS merilis untuk menghasilkan data sektor swasta di pasar perumahan.

Selasa, 19 Agustus

AS merilis untuk melepaskan laporan izin bangunan, perumahan dan inflasi konsumen.

Rabu, 20 Agustus

Jepang merilis untuk mempublikasikan data neraca perdagangan, perbedaan nilai antara impor dan ekspor.

Baca Juga:   BERITA SAHAM KAMIS 11/07/2019 - IPC TARGETKAN OPERASIONAL TERMINAL KIJING JULI 2020

Kemudian Rabu, Federal Reserve mempublikasikan risalah pertemuan kebijakan terbaru.

Kamis, 21 Agustus

AS merilis untuk menghasilkan data klaim pengangguran, aktivitas manufaktur dan penjualan rumah yang ada.

Hari pertama simposium ekonomi tahunan karena berlangsung di Jackson Hole, Wyoming.

Jumat, 22 Agustus

Ketua Fed Janet Yellen merilis untuk berbicara pada hari kedua simposium ekonomi tahunan di Jackson Hole, Wyoming.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply