Outlook Mingguan USD / JPY : 21 – 25 Juli 2014

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar mendorong lebih tinggi terhadap yen pada Jumat setelah jatuh ke posisi terendah satu minggu di awal sesi karena permintaan safe haven untuk mata uang Jepang didorong oleh ketegangan geopolitik.

USD / JPY menyentuh posisi terendah dari 101.05, terendah sejak 10 Juli sebelum naik tipis 0,16% menjadi 101,32 pada Jumat, mengakhiri minggu sedikit berubah. Pasangan ini cenderung untuk mencari dukungan di 100,85 tingkat dan resistance pada 101,68, tinggi Kamis.

Yen menguat secara luas pada hari Jumat setelah penembakan turun dari jet Malaysia Airlines di timur Ukraina. Moskow telah membantah terlibat dalam kecelakaan, yang terjadi sehari setelah AS mengumumkan putaran baru sanksi terhadap Rusia untuk mendukung separatis di timur Ukraina. Pasar juga gelisah karena Israel memperluas serangan darat di Jalur Gaza.

Permintaan untuk dolar terus didukung setelah Federal Reserve Janet Yellen Chair ditunjukkan pada awal minggu bahwa suku bunga akan naik lebih cepat jika perekonomian terus membaik.

Di tempat lain Jumat, euro melemah jatuh ke posisi terendah lima bulan terhadap yen. EUR / JPY mencapai posisi terendah dari 136,72, terendah sejak 5 Februari dan terakhir di 137,07. Pasangan ini kehilangan 0,59% untuk minggu ini.

Mata uang tunggal berada di bawah tekanan setelah Bank of Italia memangkas proyeksi pertumbuhan untuk 2014 menjadi 0,2% dari 0,7% dan memperingatkan bahwa risiko terhadap perekonomian tetap ke bawah. Pengumuman menggarisbawahi kekhawatiran atas pemulihan ekonomi yang goyah di blok mata uang.

Awal pekan ini Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa pembelian aset skala besar yang “tepat” dalam mandat bank. Pernyataan adalah indikasi terbaru bahwa bank sentral terbuka untuk langkah-langkah pelonggaran moneter lebih lanjut untuk mencegah risiko deflasi di kawasan euro.

Pada minggu ke depan, AS adalah untuk melepaskan apa yang akan diawasi ketat data harga konsumen, penjualan rumah dan pesanan manufaktur, sementara Jepang adalah untuk menghasilkan data perdagangan dan inflasi.

Senin, 21 Juli

Pasar di Jepang tetap ditutup untuk hari libur nasional.

Selasa, 22 Juli

AS merilis untuk melepaskan laporan inflasi harga konsumen dan penjualan rumah yang ada.

Kamis, 24 Juli

Jepang merilis data pada neraca perdagangan, perbedaan nilai antara impor dan ekspor.

AS merilis untuk menghasilkan data klaim pengangguran, aktivitas manufaktur dan penjualan rumah baru.

Jumat, 25 Juli

Jepang merilis data inflasi konsumen.

AS merilis untuk mengumpulkan minggu dengan data pesanan barang tahan lama.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply