Peer to Peer (P2P) Lending Syariah Indonesia Terbaik Terdaftar OJK

Bonus Welcome Deposit FBS

Perkembangan teknologi yang kian pesat terutama dalam bidang komunikasi dan informasi semakin hari semakin mempermudah berbagai aktivitas manusia dalam keeharian. Rasanya hampir semua hal dapat dilakukan dengan computer dan internet, bahkan yang berhubungan dengan bidang keuangan serta keuangan yang kerap disebut Fintech (Financial Technology).

Tak hanya fintech konvensional, fintech-fintech berbasis syariah juga semakin banyak ditemukan pada iklim perekonomian tanah air dimana sebagian besar masyarakatnya memeluk agama Islam. Pertumbuhan ekonomi pun semakin subur dengan dengan hadirnya perusahaan-perusahaan startup syariah Indonesia.

Peer to Peer (P2P) lending Syariah terbaik dan terpercaya Indonesia yang terdaftar di OJK

Pada akhirnya pengguna jasa financial menjadi lebih memiliki banyak alternatif dalam memilih produk pembiayaan yang paling sesuai dalam menginvestasikan dananya. Artikel berikut ini akan mengulas 3 perusahaan fintech atau peer to peer lending syariah yang ada di Indonesia sekaligus telah mengantongi perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Simak review-nya berikut ini.

Daftar Perusahaan P2P Lending Syariah Terpercaya di Indonesia

Inilah 3 perusahaan fintech atau P2P berbasis syariah terbaik di tanah air sebagai referensi Anda baik untuk pemilik modal atau pun peminjam.

  • PT Investree Radhika Jaya

Perusahaan ini beroperasi pada bidang teknologi financial di tanah air yang mempunyai tujuan sederhana, yaitu merupakan marketplace online yang menjadi penghubung antara pemodal (investor) dengan mereka, terutama pengusaha yang memerlukan pendanaan. Manfaatnya bagi investor tentu menjadi salah satu sarana untuk mendapatkan profit, sementara bagi pemilik bisnis atau borrower adalah mempermudah mendapatkan pinjaman bila pendanaan dari sumber-sumber konvensional tak dapat diperoleh karena tak dapat memenuhi syarat yang diajukan.

Seperti yang kita ketahui bahwa tanah air kita ini merupakan Negara yang besar serta dengan potensi perekonomian yang luar biasa. Hal ini terbukti dengan banyaknya jumlah penduduk yang berada pada usia produktif. Tapi sayangnya kebutuhan pendanaan belum berlangsung secara optimal di Indonesia dikarenakan disintermediasi financial. Tak sedikit pelaku usaha serta perorangan yang kesulitan mendapatkan akses financial dengan alasan regulasi yang rumit serta kurangnya informasi.

Baca Juga:   6 Jenis Investasi Jangka Panjang Yang Paling Menguntungkan

Investree hadir sebagai solusi atas permasalahan tersebut dengan mengembangkan layanan keuangan yang lebih efektif dan cerdas. Dengan teknologi internet, perusahaan menjadi perantara yang menghubungkan antara lender dan borrower untuk mendapatkan dana secara online. Dengan begitu kegiatan pinjam-meminjam dapat dilakukan dengan lebih mudah oleh kedua belah pihak. Keuntungan bagi investor pada Investree adalah keuntungan berupa return yang menarik, sementara bagi Lender pinjaman tersebut berbunga cukup kompetitif bahkan hampir sama dengan bank.

Investree pada intinya adalah alternatif system pembiayaan dengan mendigitalisasi kebutuhan pembiayaan yang lebih cocok dengan gaya hidup masyarakat modern saat ini. Investree dalam menjalankan operasi bisnisnya berpegang teguh pada prinsip-prinsip integritas, profesionalisme, serta terobosan-terobosan baru untuk memberikan semakin banyak manfaat bagi stakeholder. Dengan prinsip sharing economy, Investree dapat membantu Anda berpartisipasi pada system social ekonomi yang menyediakan peluang untuk berbagai demi kesejahteraan bersama. Sekaligus memberdayakan perekonomian masyarakat.

  • Dana Syariah

Perusahaan P2P lending yang satu ini memulai operasi bisnisnya di tahun 2017 dan membidik konsumen dari bidang property. Dengan dana yang dapat disediakan mulai 1 miliar rupiah serta tenor 1 tahun, hingga saat ini perusahaan telah mendistribusikan pembiayaan kepada puluhan property. Minat masyarakat untuk mendapatkan dana dengan system P2P ini memang semakin besar, terutama para pengusaha property yang memilih menerapkan akad syariah bila dibandingkan konvensional karena lebih merasa tentram di hati.

Ke depannya nanti perusahaan Dana Syariah juga berniat untuk  memperluas layanannya tak hanya dalam bidang property, tapi juga penyediaan dana untuk investasi bisnis serta perorangan. Berikut ini adalah prosedur untuk menjaga investor pada Dana Syariah untuk memberi banyak manfaat tak hanya bagi Anda tapi juga untuk komunitas.

  • Pertama Anda harus melakukan pendaftaran untuk menjadi member dari Dana Syariah melalui situs resmi perusahaan.
  • Menyetujui dan melaksanakan syarat dan ketentuan sebagai member.
  • Memilih investasi yang tengah dikerjakan tim penggalangan dana oleh Dana Syariah.
  • Menempatkan modal pada investasi sesuai pilihan pemodal.
  • Pemilik dana (Anda) akan mendapatkan keuntungan berupa bagi hasil pada waktu yang telah ditetapkan.
  • Pemilik modal juga mendapatkan pengembalian pinjaman pokok sebagaimana kesepakatan pengembalian pinjaman pokok.
  • Hutang piutang selesai saat proyek selesai.
Baca Juga:   Apa Beda Deposito Syariah Dan Deposito Berjangka Biasa ?

Bila Anda adalah pemilik usaha yang sedang membutuhkan modal dengan peminjaman bersistem syariah, ini prosedur mengajukan pinjaman dana ke Dana Syariah.

  • Melakukan pendaftaran sebagai member dari Dana Syariah melalui situs resmi perusahaan.
  • Menyetujui dan bersedia melakukan ketentuan sesuai syarat keanggotaan.
  • Menyerahkan proposal agar perusahaan dapat mencarikan pendanaannya dengan submit pada situs Dana Syariah

a)   Pemilik bisnis dapat menyerahkan proposal pengajuan dana kepada kepada perusahaan sesuai dengan template.

b)   Tim dari perusahaan berikutnya akan melakukan survey lokasi ke tempat usaha Anda.

c)   Pemilik usaha dan pihak perusahaan membuat perjanjian awal.

e)   Perusahaan melakukan pengumpulan dana selama 1 bulan melalui platform aplikasi pada situs Dana Syariah.

f)   Pemilik usaha dan pihak perusahaan melakukan penandatanganan akad Syariah.

  • Pemilik usaha melakukan pembayaran bagi hasil sementara dan akhir serta melakukan pembayaran dana pinjaman pokok dengan waktu sesuai kesepakatan.
  • Saat proyek selesai hutang piutang juga selesai.

 

  • Ammana

Perusahaan financial technology berbasis syariah ini telah mendapatkan perizinan dari OJK pada Desember 2017, sekaligus merupakan startup fintech syariah yang berdiri pertama di tanah air. Hadirnya Ammana mempunyai tujuan untuk memudahkan kerjasama pemodalan bisnis secara online yang tidak hanya membawa keuntungan bagi kedua belah pihak, namun juga keberkahan. Dalam operasinya Ammana didukung sepenuhnya oleh BWI (Badan Wakaf Indonesia) dan FWP (Forum Wakaf Produktif).

Baca Juga:   Deposito Vs P2P Lending, Mana Investasi yang Lebih Menguntungkan ?

BWI adalah organisasi yang diberi kepercayaan untuk melakukan pendampingan dan penyuluhan kepada penerima wakaf, sedangkan FWP adalah forum yang merupakan organisasi pemerintah serta lembaga yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi wakaf agar semakin produktif. Artinya adalah harta yang diwakafkan dapat digunakan untuk aktivitas produksi dengan hasilnya akan didistribusikan sesuai tujuan wakaf.

Ada dua jenis pemodalan yang dapat dipilih wakif, yaitu mudharabah atau keseluruhan modal berasal dari wakif, atau muysarakah dengan kontribusi modal dari banyak pihak. Dengan demikian LKMS atau Lembaga Keuangan Mikro Syariah yang sering juga disebut koperasi syariah bersama-sama dengan wakif bekerjasama untuk pemodalan pemilik usaha yang dalam pendampingan LKMS.

Untuk menjamin keamanan dana investor, perusahaan menerapkan manajemen resiko dengan upaya-upaya berupa, seleksi ketat bagi seluruh calon anggota lapangan. Seluruh calon mitra ini harus dapat memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh perusahaan serta memperoleh peringkat dari performanya. Berikutnya perusahaan juga melakukan penilauan dengan standar scoring terhadap calon pemohon pendanaan.

Seluruh permohonan pendanaan yang masuk akan diawasi oleh komite resiko serta kepatuhan perusahaan, dan akhirnya seluruh keputusan perusahaan secara transparan dapat dilihat oleh investor, meliputi prospek investasi dengan detil pendanaan, rating mitra, serta informasi scoring. Hingga saat ini Ammana telah memiliki 1400 mitra organic dengan 400-an investor dan telah menyalurkan dana hingga 2.5 miliar rupiah.

Semoga bermanfaat!

Silahkan beri rating artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...
Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply