Penambang Crypto Bitfarms Memangkas Operasional dan Pegawai Karena Krisis Virus Corona

Afiliasi IB XM Broker

Perusahaan infrastruktur pertambangan dan blockchain yang berasal dari Kanada yaitu Bitfarm memutuskan memangkas operasional dan staff. Karena perusahaan yang telah terdaftar secara publik tersebut menjadi korban krisis ekonomi dan sosial akibat wabah virus Corona. Pada sebuah laporan terbaru 6 April kemarin, perusahaan itu berhasil untuk mempertahankan Hash rate harian sekitar 750 PH sejak dimulai 19 Maret kemarin dengan memaksimalkan operasi.

Menurut Bitfarms, dengan hasil tersebut maka bisa diartikan bahwa perusahaan telah berhasil menghasilkan pendapatan kas yang positif di tengah kondisi ekonomi yang sulit saat ini. Pasalnya pasar tradisional telah mengalami kekacauan akibat pandemi virus Corona. Bahkan Bitfarms juga telah mengungkapkan komponen lain yang digunakan untuk bertahan di tengah kondisi krisis saat ini. Salah satu langkahnya adalah pengurangan staf mengacu pada pedoman pemerintah.

Memangkas Operasional dan Pegawai

Perusahaan ikut mengambil langkah itu untuk membantu mengurangi penyebaran pandemi virus Corona. Tapi sayangnya Bitfarms tidak menjelaskan secara lebih rinci aturannya terkait dengan langkah merumahkan beberapa pekerjanya atau cuti sementara waktu.

Selain itu berdasarkan pembaruan laporan dari Bitfarms, tampak ada langkah-langkah yang diambil secara permanen yang bertujuan memangkas biaya operasional seperti administrasi. Dengan usaha itu, maka perusahaan bisa menghemat pengeluaran sampai 25%. Kepala Keuangan Bitfarms, John Rim berkata:

“Mencari pengeluaran yang paling efisien dan konsisten dengan model bisnis dan tesis penambangan efisien seperti Bitfarms akan menjadi yang terbaik untuk bisa menahan volatilitas dalam jangka pendek untuk ekonomi perlambatan. Namun akan tetap menguntungkan dalam jangka panjang termasuk ketika ada potensi pemotongan separuh hasil penambangan Bitcoin pada bulan depan.”

Bertahan Di Tahun 2020

Baca Juga:   37% Dari Komunitas Crypto Mengharapkan Hashrate Bitcoin Akan Naik Setelah Halving Day

Pada beberapa laporan bulan-bulan ini, ada beberapa perusahaan penambangan BTC yang berhasil bertahan di tengah gejolak ekonomi global akibat wabah virus Corona dan volatilitas pasar. Bahkan bulan Maret, perusahaan penambangan Argo Blockchain berhasil memecahkan rekor penambangan terbanyak dalam hitungan kuartal pada kuartal pertama 2020 ini.

Pada bulan Mei mendatang diprediksi akan ada pengurangan hasil penambangan blok menjadi separuhnya. Hal itu seperti yang dicatatkan oleh Bitfarms dan diharapkan akan meningkatkan keuntungan perusahaan pertambangan BTC dunia.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply