Pengangguran Melonjak, Dolar New Zealand Anjlok

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Kiwi merosot sekitar 0.4 persen ke kisaran 0.6751 terhadap Dolar AS dalam perdagangan hari Kamis ini (7/2), setelah laporan ketenagakerjaan New Zealand ternyata meleset dari ekspektasi. Kiwi juga melemah versus Aussie, dengan posisi AUD/NZD meningkat 0.31 persen ke kisaran 1.052. Pasalnya, data ketenagakerjaan yang sangat buruk ini membangkitkan kembali kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral New Zealand (Reserve Bank of New Zealand/RBNZ).

Pengangguran Melonjak, Dolar New Zealand Anjlok

Badan Statistik New Zealand melaporkan bahwa tingkat pengangguran melonJak dari 3.9 persen ke 4.3 persen pada kuartal IV/2018, sementara Employment Change hanya mencatat kenaikan 0.1 persen (Quarter-over-Quarter) pada periode yang sama. Sebelumnya, pasar mengestimasikan tingkat pengangguran hanya akan naik sampai 4.1 persen, sedangkan Employment Change diharapkan tumbuh 0.3 persen.

Tingkat partisipasi angkatan kerja melorot jadi 70.9 persen, padahal pasar hanya mengekspektasikan penurunan tipis dari 71.1 persen menjadi 71.0 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran New Zealand pada kuartal tiga juga direvisi naik dari 3.9 persen ke 4.0 persen.

Baca Juga:   BERITA SAHAM RABU 19/08/2018 - ONYX CAPITAL CATAT RUGI Rp18,62 MILIAR HINGGA JUNI 2018

“Pasar sebelumnya memperkirakan penurunan karena angka (ketenagakerjaan) September terlalu optimistis, tetapi mereka tak memerkirakan kejatuhan sejauh ini,” kata Peter Cavanaugh dari Bancorp Treasury Services kepada New Zealand Herald, “Tingkat pengangguran naik, walaupun tingkat partisipasi angkatan kerja menurun, membuat angka totalnya makin buruk.”

“Secara keseluruhan, data ini mengindikasikan bahwa inflasi gaji bukan ancaman bagi bank sentral dan peningkatan suku bunga tak dapat dilakukan dalam jangka pendek,” lanjut Cavanaugh, “Karena pasar tak memperkirakan sideways, itu berarti langkah berikutnya adalah (suku bunga) akan turun.”

Setelah rilis data tersebut, probabilitas pemangkasan suku bunga New Zealand meningkat dari 54 persen menjadi 66 persen. Berikutnya, pasar akan memantau rapat kebijakan RBNZ untuk mengetahui bagaimana pandangan bank sentral mengenai outlook ekonomi terkini. Besar kemungkinan kalau mereka akan berubah dovish sebagaimana bank sentral Australia dan bank sentral AS dalam beberapa waktu belakangan.

Pada hari Rabu, Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) juga baru saja menyampaikan perubahan bias kebijakannya dan membuka peluang penurunan suku bunga dalam tahun ini. Alasannya, suku bunga harus selalu disesuaikan mengikuti kondisi ketenagakerjaan dan inflasi.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply