Pengaruh Suku Bunga Terhadap Pasar Forex

Bonus Welcome Deposit FBS

Berita mengenai suku bunga bank sentral merupakan sebuah berita yang bisa menyebabkan seorang trader Indonesia begadang sampai subuh. Hal ini disebabkan karena jam rilis beritanya yang mengikuti jam aktivitas kerja negara bersangkutan, dalam hal ini adalah suku bunga bank sentral Amerika.

Mengapa trader mengikuti perilisan keputusan suku bunga ini, disebabkan karena dua hal,yaitu adanya peluang atau adanya ketakutan. Setiap kali suku bunga diputuskan bisa terjadi perubahan harga yang drastis sehingga memberikan kesempatan bagi trader untuk menghasilkan profit. Akan tetapi tidak sedikit juga yang begadang menunggu demi melihat apakah posisi yang sedang floating kemudian menjadi untung atau rugi.

Apa yang terjadi ketika suku bunga dinaikkan, diturunkan, atau tidak berubah?

Ketika suku bunga dinaikkan, diturunkan, atau tidak berubah maka akan terjadi pergerakan mata uang. Secara umumnya, kenaikan suku bunga akan menguatkan mata uang Negara yang menaikkan suku bunga. Hal ini disebabkan karena hukum permintaan dan penawaran.

Dengan naiknya suku bunga, maka bunga simpanan akan menjadi menarik. Karena bunga simpanan menarik, orang-orang akan lebih cenderung untuk menabung daripada memegang uang di tangan. Uang beredar menjadi langka di pasar. Karena kelangkaan ini, maka nilai mata uang akan menguat. Sebagai contoh saat artikel ini dituliskan, mata uang U.S dollar sedang mengalami penguatan karena The Fed merencanakan kenaikan suku bunga sebanyak 1 kali setiap 3 bulan.

Baca Juga:   USD / JPY Naik Ke 4.5 Bulan Tertinggi Setelah Data Perdagangan Jepang

Bank Indonesia sendiri kewalahan dengan situasi suku bunga yang meningkat di Amerika. Uang investasi keluar dari Indonesia kembali ke negara asalnya. Rupiah sendiri ikut mengalami penurunan nilai terhadap U.S dollar dari 14,000 menjadi 14.500 dalam beberapa bulan di tahun 2018. Untuk menahan laju uang yang keluar ini, maka Bank Indonesia menaikkan suku bunga.

Pertanyaannya, apakah dengan Bank Indonesia menaikkan suku bunga, dengan serta merta mata uang rupiah akan menguat? Jawabannya adalah dalam kondisi wajar maka seharusnya rupiah akan menguat. Namun saat artikel ini ditulis, faktor perang dagang, indikator ekonomi Amerika yang kuat, ketidakpastian yang sangat tinggi di pasar. Seluruhnya mendorong pelaku pasar ke instrumen ekonomi yang lebih aman seperti dollar U.S sehingga tidak ada penguatan signifikan pada rupiah.

Pasar forex bergerak karena adanya ekspektasi

Melalui cerita di atas, kita dapat mencermati bahwa kenaikan suku bunga menyebabkan kenaikan nilai mata uang negara yang menaikkan suku bunga. Akan tetapi hal ini tergantung dari seberapa besar peredaran mata uang ini di dunia.

Baca Juga:   BERITA SAHAM KAMIS 08/08/2019 - ECB : KETIDAKPASTIAN BERKEPANJANGAN TEKAN PROSPEK EKONOMI ZONA EURO

Walaupun Bank Indonesia menaikkan suku bunga lebih banyak dari bank sentral Amerika, nilai mata uang rupiah tetap mengalami penurunan nilai. Hal ini lebih disebabkan karena negara-negara di dunia dalam bertransaksi lebih banyak menggunakan U.S dollar. Dengan ukurannya yang sangat besar itu, bobot kenaikan suku bunganya lebih berpengaruh.

Bagaimana memanfaatkan situasi perubahan suku bunga dalam trading forex?

Sebenarnya cukup mudah, perhatikan bank sentral mana yang suku bunganya cukup tinggi dan yang mana yang mempertahankan pada tingkat suku bunga yang rendah.

Suku bunga bank sentral Jepang

Suku bunga bank sentral Amerika The FED

Source image: https://tradingeconomics.com/japan/interest-rate?embed

Perhatikan dua grafik di atas, yang pertama adalah grafik suku bunga bank sentral Jepang dan yang kedua adalah grafik suku bunga bank sentral Amerika. Sekarang coba perhatikan chart di bawah ini.

Pengaruh Suku Bunga Terhadap Pasar Forex

Penurunan suku bunga oleh bank sentral Jepang dan kenaikan suku bunga bank sentral Amerika tidak serta merta direspon dengan penguatan USD/JPY. Justru pada awalnya USD/JPY melemah hampir 20%. Hal ini terjadi karena pasar sudah memprediksi kedua tindakan bank sentral. Sedangkan pada saat bank sentral Amerika mulai menaikkan suku bunga dengan berkelanjutan, kita dapat melihat USD/JPY bergerak naik tajam karena hal ini di luar dugaan pasar yang menganggap Amerika akan pelan-pelan dalam menaikkan suku bunga.

Baca Juga:   Aussie Dollar Jatuh Terpanjang Dalam 28 Tahun Didorong Oleh RBA Komentar

Setelah kejadian yang tidak terduga, USD/JPY justru bergerak turun secara perlahan walaupun bank sentral Amerika terus menaikkan suku bunga. Hal ini disebabkan karena pasar sudah memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan.

Sebagai trader, jika menyisihkan waktu untuk mengikuti perkembangan pasar, hanya dengan mengamati kejutan-kejutan suku bunga yang tidak diperkirakan pelaku pasar. Maka dapat menikmati kenaikan USD/JPY ketika Amerika mulai menaikkan suku bunganya secara berturut-turut.

Penutup

Pergerakan mata uang di pasar forex banyak dipengaruhi suku bunga. Negara yang memiliki suku bunga tinggi dan ekonominya kuat akan lebih banyak dipilih oleh pelaku pasar. Dengan melawankannya dengan negara yang ekonominya sedang tidak kuat dan memiliki suku bunga rendah. Maka arah pair forex yang ditradingkan dapat lebih mudah diperkirakan.

Silahkan beri rating artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply