Penguatan Sterling Didukung Positifnya Data Sektor Jasa

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling mencatat kenaikan 0.32 persen ke kisaran 1.2675 versus Dolar AS pada pertengahan sesi Eropa, setelah Purchasing Managers Index (PMI) sektor Jasa Inggris dirilis lebih baik dari ekspektasi. Pounds juga menguat terhadap Euro dan Yen, dengan posisi EUR/GBP menurun 0.12 persen ke sekitar 0.9003 dan GBP/JPY melejit 0.68 persen ke kisaran 136.90.

Penguatan Sterling Didukung Positifnya Data Sektor Jasa

IHS Markit melaporkan bahwa PMI Sektor Jasa Inggris meningkat dari 50.4 menjadi 51.2 pada bulan Desember. Angka tersebut lebih baik dari estimasi awal yang dipatok pada level 50.7, karena harga bahan bakar minyak yang lebih rendah telah membantu mengimbangi peningkatan biaya usaha yang ditimbulkan dari kenaikan gaji karyawan. Namun, laporan responden peserta survey mengindikasikan bahwa kecemasan terkait Brexit masih membebani keputusan perusahaan di akhir tahun 2018 dan permintaan konsumen mengalami perlambatan.

“Sektor jasa biaanya memainkan peran penting dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi, tetapi kini menampilkan sinyal mengkhawatirkan di tengah meningkatnya kegelisahan terkait Brexit. Dua bulan terakhir tahun 2018 mengalami ekspansi bisnis terlemah sejak akhir 2012 dan menggarisbawahi pentingnya kejelasan Brexit untuk mencegah perekonomian dari kontraksi,” papar Chris Williamson, pimpinan ekonom bisnis di IHS Markit.

Baca Juga:   GBP/USD Terkoreksi, Mengantisipasi Voting Parlemen Inggris

Sementara ini, negosiasi Brexit terhenti karena parlemen Inggris masih dalam masa reses. Inggris dijadwalkan keluar dari Uni Eropa pada 29 Maret 2019 mendatang, tetapi hingga kini belum dicapai kesepakatan yang memuaskan semua pihak mengenai hubungan dagang Inggris-UE pasca Brexit maupun soal perbatasan Inggris-Irlandia.

Di sisi lain, saat ini pelaku pasar tengah menyoroti probabilitas kenaikan suku bunga AS. Serangkaian data ekonomi AS dirilis lebih buruk dari ekspektasi dan seorang pejabat bank sentral menyampaikan pesar dovish, sehingga Dolar AS cenderung melemah. Data Nonfarm Payroll dan pernyataan pimpinan Federal Reserve malam ini akan diperhatikan untuk mengonfirmasi apakah kenaikan suku bunga masih mungkin dilakukan sebanyak dua kali tahun ini atau tidak.

Data NFP diestimasikan naik dari 155k menjadi 178k untuk periode Desember. Apabila angka aktual ternyata lebih rendah dari perkiraan, maka Dolar AS bisa melemah lebih lanjut terhadap mata uang mayor lainnya, termasuk Poundsterling.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply