Pound Inggris Naik Menjelang Pemungutan Suara Brexit

Bonus Welcome Deposit FBS

INV – Pound Inggris dalam fokus dan diperdagangkan sedikit lebih tinggi terhadap dolar AS pada hari Selasa di Asia menjelang pemungutan suara di AS. Kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Theresa May.

Parlemen Inggris diperkirakan akan memberikan suara terhadap rencana Brexit May di kemudian hari. Sementara kekalahan secara luas diantisipasi oleh pasar, itu masih bisa memicu reaksi pasar spontan yang tidak stabil jika May kehilangan suara dengan selisih yang lebar, kata para analis.

“Kehilangan 100 atau lebih suara adalah kekalahan besar tetapi ada beberapa pembicaraan bahwa dia bisa kehilangan 200 suara. Kerugian besar akan menyebabkan penurunan pada GBP yang bisa mengambil GBP / USD di bawah 1,25 dan EUR / GBP di atas 91 sen , “kata Kathy Lien, direktur pelaksana strategi mata uang di BK Asset Management dalam sebuah catatan.

Pasangan GBP / USD terakhir diperdagangkan di 1.2897 pada 12:16 ET (05:16 GMT), naik 0,3%. Sementara itu, pasangan USD / CNY sedikit berubah pada 6,7684 setelah Beijing berjanji pemotongan pajak dalam skala yang lebih besar untuk membantu mendukung ekonomi yang melambat.

Baca Juga:   Kerugian GBP / USD Meluas Pada Laporan Pekerjaan US

Secara terpisah, Deputi Gubernur People’s Bank of China (PBOC) Zhu Hexin mengatakan pada hari Selasa bahwa ia yakin bahwa PBOC dapat menjaga Yuan stabil meskipun ada pemotongan rasio persyaratan cadangan bank (RRR).

Mengutip pengumuman terbaru dari PBOC, Reuters melaporkan bahwa bank sentral telah memangkas RRR hari ini karena putaran kedua dari pemotongan sudah diumumkan sebelumnya.

Bank sentral menetapkan nilai referensi yuan pada 6,7542 hari ini vs perbaikan hari sebelumnya 6,7560. Pada hari Senin, data menunjukkan ekspor China pada bulan Desember secara tak terduga menyusut paling dalam 2 tahun, menempatkan ekuitas China di bawah tekanan.

Indeks dolar AS yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya datar di 95,183. “Ada ketidaksukaan yang kuat terhadap dolar mengingat ekspektasi Fed, tetapi pada saat yang sama tidak ada pengganti yang menarik,” kata Sim Moh Siong, ahli strategi mata uang di Bank Singapura. “Selama 6-12 bulan ke depan, dolar harus Tren lebih rendah. ”

Ketua Federal Jerome Powell dan beberapa pejabat lainnya menegaskan kembali pekan lalu bahwa bank sentral AS dapat bersabar terhadap kebijakan moneter mengingat inflasi tetap stabil. Di tempat lain, pasangan AUD / USD dan pasangan NZD / USD keduanya naik 0,3%.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply