Pound Pada Posisi Terendah 5,5 Bulan Karena Kekhawatiran Brexit Tanpa-Transaksi

Bonus Welcome Deposit FBS

Pound Inggris jatuh ke posisi terendah lima setengah bulan pada hari Selasa di Asia karena kekhawatiran akan ancaman Brexit yang tidak ada kesepakatan muncul kembali.

Sterling berada di 1,2532 sebelum 1:18 ET (05:18 GMT) setelah jatuh ke level terendah 1,2514, level terlemah tahun ini setelah laporan bahwa mantan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson sekarang menjadi pelari terdepan untuk menggantikan Perdana Menteri Theresa Mungkin.

Johnson sebelumnya telah berjanji untuk memimpin Inggris keluar dari UE “dengan atau tanpa kesepakatan.” Peluangnya berhasil Mei meningkat setelah salah satu mantan saingannya dan pendukung UE Matt Hancock dilaporkan mendukungnya.

Pasangan EUR / USD naik 0,2% menjadi 1,1235, sementara USD / JPY turun 0,3% menjadi 108,28 karena investor menunggu pertemuan penetapan kebijakan oleh Federal Reserve AS dan Bank of Japan serta konferensi yang diselenggarakan oleh Bank Sentral Eropa minggu ini.

Indeks Dolar AS, diukur terhadap sekeranjang enam mata uang, turun 0,1% menjadi 96,96, tidak jauh dari level terendah tiga bulan di 96,405 yang dicapai awal bulan ini. Dolar tetap bertahan setelah data pada hari Senin menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di daerah New York turun ke level terendah dua setengah tahun pada bulan Juni.

Baca Juga:   BERITA SAHAM SENIN 17/06/2019 - AP II : PENGALIHAN KE BANDARA KERTAJATI TETAP KEDEPANKAN KESELAMATAN

Pasangan USD / CNY diperdagangkan mendekati flat di 6.9265. Data dari Departemen Keuangan mengungkapkan bahwa kepemilikan surat berharga, tagihan, dan obligasi China turun $ 7,5 miliar pada bulan April menjadi $ 1,11 triliun setelah Beijing kepemilikan Treasury AS ke level terendah dalam dua tahun.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply