Pound Remuk Pasca Publikasi Panduan Negosiasi Dagang Inggris

Afiliasi IB XM Broker

Pasangan mata uang GBP/USD terjun hingga lebih dari 0.7 persen ke bawah ambang 1.2780-an pada perdagangan sesi New York hari ini (28/2) merespons eskalasi berbagai risiko dalam perdagangan global. Posisi Pound juga terpuruk versus Euro dan Yen Jepang yang mengalami penguatan akibat likuidasi aset-aset Carry Trade. Saat berita ditulis, GBP/JPY ambruk lebih dari 2.3 persen ke kisaran 137.86, sedangkan EUR/GBP melonjak 0.75 persne ke kisaran 0.8600-an.

Pound Remuk Pasca Publikasi Panduan Negosiasi Dagang Inggris

Kemarin, PM Boris Johnson memaparkan sebuah dokumen yang memuat panduan bagi para negosiator Inggris yang akan bertolak ke perundingan dagang dengan Uni Eropa pada hari Senin besok. Menurut dokumen tersebut, pemerintah Inggris menolak tegas upaya apa pun untuk menyelaraskan peraturan Inggris dengan Uni Eropa. Padahal, Uni Eropa telah menyatakan bahwa kesepakatan dagang preferensial hanya dapat diberikan jika Inggris bersedia menyesuaikan peraturannya dalam beberapa bidang tertentu.

Dokumen yang dipaparkan Johnson juga menyebutkan kesiapan Inggris untuk menghadapi kesepakatan dagang “ala Australia” jika tak ada kesepakatan yang dapat dicapai hingga akhir masa perundingan. Dalam situasi semacam itu, artinya Inggris dan Uni Eropa memasuki fase yang tak jauh berbeda dengan kondisi “No-Deal Brexit”.

Baca Juga:   Aussie Jatuh Hari Kedua Dimana Pengangguran Meningkat

“GBP berkinerja buruk terhadap sebagian besar mata uang mayor karena tingginya kemungkinan kegagalan pencapaian kesepakatan dagang Inggris-Uni Eropa pada akhir tahun,” kata Elias Haddad, seorang pakar strategi di Commonwealth Bank of Australia (CBA), “(Sebab) Uni Eropa bersikeras menyelaraskan regulasi dalam isu seperti lingkungan, bantuan negara, dan hak-hak pekerja.”

“Kami menyaksikan banyak perusahaan menunda pembuatan keputusan keuangan hingga diskusi perdagangan dimulai. Untuk sementara ini, dengan virus Corona mendominasi headline, kemungkinan penundaan komitmen anggaran belanja, dan kemungkinan pemangkasan suku bunga BoE yang makin tinggi; perusahaan-perusahaan punya alasan untuk mengabaikan isu diskusi dagang ini secara khusus. Ini sesuatu yang sudah kami peringatkan kepada pelanggan kami sejak beberapa pekan lalu. Akan tetapi, dengan negosiasi siap dimulai pada hari Senin, ini merupakan waktu yang krusial bagi UKM untuk mendapatkan nilai tukar yang kompetitif,” papar Lee McDarby dari moneycorp.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply