Pound Sideways Di Tengah Peningkatan Risiko Pemilu Dini

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling cenderung defensif versus mata uang mayor lain dalam perdagangan hari ini (23/10), karena memudarnya ekspektasi brexit tepat waktu dan terjadinya peningkatan probabilitas akan diadakannya pemilu dini. Menjelang akhir sesi Eropa, pair GBP/USD diperdagangkan dalam kisaran terbatas di sekitar level 1.2885, sedangkan GBP/JPY sideways dekat 139.80.

Pound Sideways Di Tengah Peningkatan Risiko Pemilu Dini

Parlemen Inggris kemarin menyetujui draft kesepakatan brexit yang diajukan oleh PM Boris Johnson, tetapi menolak untuk mempercepat proses pengesahannya menjadi legislasi dalam pekan ini. Dengan demikian, maka menipislah harapan akan diresmikannya kesepakatan brexit tepat waktu sesuai deadline 31 Oktober yang telah ditentukan sebelumnya.

Selain itu, muncul pula komplikasi lain berupa peningkatan risiko pemilu dini. Pasalnya, sebelum voting tentang kesepakatan brexit dilaksanakan di Parlemen, PM Boris Johnson menyampaikan ancaman bahwa ia akan mendesak untuk diadakannya pemilu dini apabila parlemen ogah mempercepat pemrosesannya menjadi legislasi resmi.

“Untuk pertama kalinya, mayoritas (anggota parlemen Inggris) mendukung sebuah kesepakatan brexit. Akan tetapi, BoJo kalah dalam voting yang lebih penting tentang jadwal (pemrosesan) legislasi itu, menjadikannya tak mungkin keluar (dari Uni Eropa) dengan deal pada 31 Oktober. Sekarang giliran Uni Eropa (untuk memutuskan apakah akan memberikan perpanjangan deadline brexit bagi Inggris -red),” kata Morten Lund dari Nordea Markets.

Baca Juga:   Saham APLN SELASA 17/04/2018 ( Berita Saham )

Ia menambahkan, “Kami kira pemilu sudah dekat karena (i) hampir tidak mungkin bagi BoJo untuk mempertahankan ikrar ‘do-or-die’ (tentang brexit pada tanggal 31 Oktober), (ii) ia tak menguasai mayoritas (kursi parlemen Inggris), dan (iii) Partai Konservatif menunjukkan kinerja baik dalam survei (sehingga peluang menangnya cukup bagus). Dalam hal waktu pemilu mungkin diadakan, awal Desember nampaknya jadi perkiraan terbaik untuk saat ini.”

Sementara itu, pelaku pasar menganggap prospek No-Deal Brexit hampir sirna, karena para anggota parlemen sudah menyetujui gambaran awalnya. Dengan demikian, Inggris diyakini akan keluar dari Uni Eropa dengan berbekal sebuah deal matang. Hanya saja, lini waktu persis mengenai kapan brexit bakal terjadi masih belum diketahui, tergantung pada dinamika politik domestik. Pergerakan sideways Pound sekarang merefleksikan situasi tersebut.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply